Taj Yasin Minta Seluruh OPD Jateng Contek Pengembangan Desa Kranggan
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi memukul gong sebagai simbol pembukaan acara Jogja Museum Expo (JME) 2023 yang diselenggarakan di Jogja City Mall, Rabu (27/9/2023). (Harian Jogja/Lajeng Padmaratri)\r\n\r\n
SLEMAN—Jogja Museum Expo (JME) 2023 kembali digelar untuk menyemarakan geliat promosi dan publikasi museum-museum di DIY.
Pameran yang digelar oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY tahun ini mengusung tema Patembaya. Lebih dari 43 koleksi dipamerkan dalam pameran yang berlangsung di Jogja City Mall (JCM) sejak Rabu (27/9/2023) hingga Minggu (1/10/2023).
Baca Juga: Bantul Museum Expo, Ajang Dekatkan Koleksi Museum pada Masyarakat
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan tema Patembaya dimaknai sebagai upaya agar masyarakat menyadari pentingnya bekerja sama, bahu-membahu, gotong-royong dalam mewujudkan cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara berkaitan dengan museum, tema ini dimaknai agar museum-museum di DIY dapat bekerja sama dan saling bersinergi. "Patembaya itu maknanya terkait dengan bagaimana dua pihak atau lebih bisa bersepakat, kami maknai sebagai bagian kolaborasi dan bekerja sama. Jadi diharapkan 40 museum di DIY bisa berkolaborasi menghadapi tantangan," ujar Dian dalam acara pembukaan JME 2023, Rabu.
Menurutnya, tantangan museum yang paling utama yaitu mengenai kunjungan. Dia mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah untuk mewujudkan museum menjadi destinasi yang menyenangkan seperti destinasi hiburan yang lain.
Baca Juga: Mendekatkan Museum Pada Masyarakat dengan Jogja Museum Expo
Itulah sebabnya, melalui pameran Patembaya ini, diharapkan kolaborasi menjadi lebih kuat. Adapun tim kurator dalam pameran JME 2023 digawangi oleh Sektiadi, Rooseline Linda Octina, dan Khoirul Anam.
Selain itu juga berkolaborasi dengan seniman Ummi Shabrina yang menghadirkan karya interaktif yang disebut Make Your Own Museum.
Wajib Kunjung Museum
Selain itu, program Wajib Kunjung Museum (WKM) turut mengisi kegiatan pameran dengan menyediakan fasilitas kunjung museum secara gratis dengan mendaftar langsung di lokasi pameran. Masyarakat akan diajak berkunjung ke museum secara gratis menggunakan bus WKM dengan titik jemput dari Jogja City Mall. Dian menambahkan bahwa agenda pameran ini dilaksanakan di mal dengan tujuan mendekatkan masyarakat dengan museum.
Adapun pameran ini bisa dikunjungi mulai pukul 10.00 WIB-22.00 WIB. Salah satu pengunjung, Siti Rohmatun, 31, mengapresiasi atas digelarnya JME 2023. Dia menghadiri pameran ini karena tertarik mengikuti program WKM ke Museum Ullen Sentalu. "Bagus acaranya, jadi bisa lebih dekat ke museum," ujar perempuan asal Jogja ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Tiket Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 tembus Rp105 juta akibat sistem dynamic pricing FIFA.
Sony akan menghapus 551 film dari PlayStation Store mulai 1 September 2026 karena lisensi StudioCanal berakhir.
Aljazair vs Austria 3-3 di Piala Dunia 2026 membuat Iran tersingkir meski laga penuh drama enam gol.
Argentina menang 3-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026. Messi cetak rekor dan La Albiceleste juara Grup J sempurna.
Harga pangan 28 Juni 2026 fluktuatif. Cabai rawit Rp69 ribu/kg, bawang dan daging masih tinggi menurut data PIHPS BI.