Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 5 Oktober 2026
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Para penumpang menaiki Kereta Api (KA) Bandara YIA/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA—Selain kereta api reguler, untuk melakukan perjalanan ke Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara YIA, PT KAI menyediakan kereta api premium. Adapun kereta api tersebut bernama YIA Xpress.
Kereta YIA Xpress ini harga tiketnya berbeda dengan kereta Bandara YIA regular. Jika tiket regular Rp20.000, sedangkan YIA Xpress tiketnya Rp50.000. Dari sisi rute, Xpress tidak berhenti di Stasiun Wates, sedangkan kereta regular berhenti di Stasiun Wates. Kereta YIA Xpress cocok digunakan oleh calon penumpang yang ingin cepat sampai tujuan.
Berikut adalah jadwal Kereta Bandara YIA Xpress Minggu 1 Oktober 2023:
Rute dari Stasiun Tugu Jogja ke YIA:
Pukul 04.20 WIB
Pukul 06.04 WIB
Pukul 07.47 WIB
Pukul 09.30 WIB
Pukul 12.34 WIB
Pukul 14.15 WIB
Pukul 16.02 WIB
Pukul 18.30 WIB
Pukul 20.35 WIB
Rute dari YIA ke Stasiun Tugu :
Pukul 05.12 WIB
Pukul 06.54 WIB
Pukul 08.42 WIB
Pukul 10.29 WIB
Pukul 13.29 WIB
Pukul 15.14 WIB
Pukul 17.41 WIB
Pukul 19.35 WIB
Pukul 21.25 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis tersedia enam kali sehari dengan tarif Rp12.000. Simak jadwal pergi dan pulang selengkapnya.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.
Kapten MT Honour Ashari Samadikun meminta maaf kepada keluarga lima ABK yang gugur dalam penyanderaan perompak Somalia.
Ombudsman menghimpun temuan Program MBG dari 34 provinsi dan menyiapkan policy brief untuk memperkuat tata kelola BGN.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.