Mensesneg: Tukin Naik Tak Hanya untuk TNI, Guru 3T Juga Dapat
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
Guru - Ilustrasi/Antar
Harianjogja, JOGJA—Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY menegaskan bahwa para guru sebagai ASN di seluruh jenjang pendidikan di provinsi ini untuk menjaga netralitas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Guru khususnya yang ASN, harus netral tidak boleh terjun dalam politik praktis," kata Wakil Kepala Disdikpora DIY Suhirman di Jogja, Selasa (3/10/2023).
Salah satu bentuk netralitas itu, kata dia, antara lain dengan tidak menunjukkan arah dukungan terhadap kontestan Pemilu 2024 baik sebagai pribadi maupun dalam proses belajar mengajar.
Menurut Suhirman, aturan terkait netralitas ASN yang merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan telah disosialisasikan kepada seluruh kepala sekolah di DIY.
"Sudah kami sosialisasikan, artinya saya kira guru-guru kami di SMA sudah bisa menerjemahkan apa yang kami inginkan," ujar dia.
Selain menjaga netralitas, lanjut Suhirman, seluruh guru juga ditekankan untuk menggunakan hak pilihnya saat masa pemungutan suara Pemilu 2024.
BACA JUGA: Pagi Ini Jalanan Kota Padat Merayap, Anak Sekolah Ikut Karnaval Budaya Rayakan HUT Jogja
Lebih dari itu, kata dia, para guru juga diminta mengajak anak didik yang telah memiliki hak suara pada pesta demokrasi mendatang untuk tidak menjadi golongan putih (golput).
"Kami dengan KPU juga sudah menyampaikan ke siswa-siswa agar tidak golput. Sebagai pemilih pemula kami sudah sosialisasikan secara serentak," kata dia.
Suhirman mengatakan Disdikpora DIY tidak menerapkan mekanisme khusus untuk mengawasi satu per satu guru yang berpotensi melanggar prinsip netralitas saat pemilu. "Kalau pengawasan khusus tidak ya. Saya kira semua bisa menerjemahkan lah dengan sosialisasi kami," ujar dia.
Sebelumnya, Pemerintah DIY telah menekankan ASN di DIY untuk menjaga netralitas dengan melarang mereka menyukai, membagikan, dan berkomentar di media sosial peserta Pemilu 2024, baik calon presiden maupun calon anggota legislatif.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono menyebut masing-masing instansi di lingkungan Pemda DIY memiliki petugas khusus yang mampu mengawasi netralitas ASN selama Pemilu 2024. "Ada petugasnya, itu kan punya jaringan untuk melakukan pengawasan netralitas," ujar Beny Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan kenaikan tunjangan kinerja tak hanya untuk TNI, tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kesehatan di wilayah 3T.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.