Layanan Jemput Bola E-KTP Permudah Disabilitas di Kulonprogo
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
Partai Amanat Nasional - Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menargetkan raihan minimal satu kursi DPRD di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Kulonprogo sebagai langkah mengembalikan kejayaan PAN sebagai partai pemenang di wilayah tersebut.
Target tersebut disampaikan Ketua DPW PAN DIY Agung Setyawan saat memberikan pengarahan dalam penutupan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kulonprogo yang sekaligus dirangkaikan dengan Pelantikan dan Pengukuhan Relawan Totok Daryanto di Kulonprogo. Agung yang juga menjabat sebagai Bupati Kulonprogo menegaskan komitmennya untuk merebut kembali posisi PAN sebagai partai pemenang di Kabupaten Kulonprogo.
Agung menjelaskan penataan organisasi dan penguatan basis akar rumput melalui pelantikan sukarelawan menjadi langkah vital untuk memperkokoh jejaring partai hingga ke tingkat terbawah. Kehadiran sukarelawan dinilai mampu mengakselerasi gerak mesin partai secara efektif.
"Hari ini tugas saya memastikan amanat DPP untuk berjalannya rakerda-rakerda dan juga pelantikan sebagai sebuah mekanisme organisasi kepartaian kita, agar motor penggerak partai kita segera bisa berjalan sesuai dengan harapan kita," ujar Agung di hadapan ratusan kader dan relawan PAN Kulonprogo, Rabu (29/7/2026).
Ia menekankan target merebut kembali posisi pemenang di Kulonprogo bukan sekadar slogan politik. Formula satu Dapil, satu kursi disebutnya sebagai pijakan realistis yang harus diperjuangkan oleh seluruh elemen struktural maupun relawan.
Menurut Agung, dengan mesin partai yang mulai dipanaskan serta pengukuhan relawan yang bergerak secara masif, seluruh program kerja yang dicanangkan bukanlah hal yang sulit untuk diraih.
"Kita bersama-sama berdoa, berharap, bekerja, dan mewujudkan kembalinya PAN sebagai partai pemenang di Kulonprogo. Target kita jelas: satu dapil, satu kursi. Kita menginginkan satu kemenangan yang bermartabat," tegas Agung.
DPW PAN DIY menggarisbawahi bahwa kerja-kerja politik dan konsolidasi kepartaian yang dilakukan tidak semata-mata untuk mengejar kekuasaan, melainkan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga lokal.
Sementara itu, Fraksi PAN di DPR RI, Totok Daryanto menawarkan formula kerja politik yang mengandalkan kedekatan sosial dan kepekaan sosial ketimbang politik uang. Menurutnya, menggalang dukungan dari lingkaran terdekat seperti keluarga, alumni sekolah, rekan sejawat, hingga jejaring profesi merupakan cara yang lebih efektif dan berkelanjutan.
"Mencari 500 sampai 1.000 suara itu sebenarnya mudah jika dipersiapkan dengan matang dan menggunakan strategi yang tepat. Kerabat dan jejaring sosial itu modal utama. Tanpa perlu politik-politikan yang rumit, mengumpulkan ratusan orang melalui pendekatan personal dan program advokasi nyata itu sangat memungkinkan," jelas Totok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan jemput bola e-KTP di Kulonprogo mempermudah penyandang disabilitas mengakses layanan administrasi dan program pemerintah.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.
KPK menyebut OTT Bupati Pemalang terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan. Uang tunai lebih dari Rp2 miliar turut disita.
PSEL Piyungan akan mengolah 1.000 ton sampah per hari tanpa mengganggu operasional TPST di DIY yang tetap menjadi bagian sistem pengelolaan sampah.