7 Perusahaan Disurati Pemerintah Singapura soal Karhutla, Ini Konsekuensinya
Singapura mengirim pemberitahuan pencegahan kepada tujuh perusahaan pemilik konsesi di Indonesia terkait potensi asap karhutla lintas batas.
Korupsi - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kejaksaan Tinggi DIY menetapkan pria yang berinisial HS sebagai tersangka dalam kasus penyimpangan pemberian kredit atau kredit fiktif di Perumda BPR Bank Jogja yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp1,5 miliar.
Setelah ditetapkan tersangka, HS pun langsung ditahan. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DIY Muhammad Anshar Wahyuddin di Kantor Kejati DIY, Yogyakarta, mengatakan bahwa pihaknya menahan HS setelah statusnya sebagai saksi naik menjadi tersangka pada tanggal 5 Oktober 2023.
“Terhadap tersangka HS dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak hari ini, 5 Oktober 2023, di Lapas Kelas II A Yogyakarta,” katanya, Kamis (5/10/2023) sebagaimana dilansir dari Antara
Kasus dugaan penyimpangan tersebut terkait dengan fasilitasi kredit yang dikucurkan Perumda BPR Bank Jogja kepada pegawai Burza Hotel Jogja dalam kurun waktu 2018 hingga 2019.
Dalam pengajuan permohonan kredit itu, kata Anshar, HS selaku GM saat itu diduga meminjam nama-nama pegawai swasta Burza Hotel Yogyakarta.
Dalam dokumen kelengkapan syarat kredit yang dibuat, menurut dia, diketahui isinya tidak sesuai dengan yang sebenarnya.
"Ada manipulasi data-data yang dilakukan oleh tersangka HS," ujar dia.
Setelah uang pengajuan kredit tersebut cair, lanjut Anshar, uang itu tidak diterima dan tidak digunakan oleh orang-orang yang namanya dipinjam, tetapi uang tersebut diterima, dinikmati, dan digunakan oleh tersangka HS.
Menurut Anshar, ada lima pegawai yang namanya dipinjam sehingga total kredit yang dikucurkan Bank Jogja mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
BACA JUGA: Kejati DIY Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi Kredit Fiktif di Bank Jogja
Uang fasilitas kredit tersebut, kata dia, digunakan tersangka HS untuk keperluan pribadi dan sebagian untuk usaha.
"Ada beberapa (pegawai) yang awalnya diberi, tetapi akhirnya diserahkan kembali kepada tersangka," ujar dia.
Hasil terakhir dari pemeriksaan, lanjut Anshar, perkara itu mengakibatkan kredit macet pada bank pelat merah itu di awal pandemi Covid-19.
"Perbuatan HS tersebut mengakibatkan kerugian Negara hingga kurang lebih sebesar Rp1.577.383.546,28," kata dia.
Tersangka HS dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001. Subsider Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20/2001.
Sementara itu General Manager Burz@ Hotel Yogyakarta, Dwiastuti Kurniawati dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa HS sudah tidak menjabat sebagai GM Burz@ Hotel Yogyakarta sejak 2018 lalu. Masa aktif HS sebagai GM terhitung dari 2015 sampai akhir 2018
“Maka dari itu pihak hotel menyatakan tidak terlibat secara khusus dengan sangkaan dan tuduhan yang diberikan kepada pihak HS,” katanya.
Selain itu dia juga meminta media untuk tidak membawa nama hotel dalam pemberitaan tersangka HS.
“Kami berharap media lebih bijak untuk pengambilan data dan informasi yang lebih akurat,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Singapura mengirim pemberitahuan pencegahan kepada tujuh perusahaan pemilik konsesi di Indonesia terkait potensi asap karhutla lintas batas.
Cari HP tipis selain iPhone Air? Simak perbandingan Samsung Galaxy S25 Edge, Infinix Hot 60 Pro Plus, dan Tecno Spark Slim.
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Borneo FC membidik tiket perempat final AFC Challenge League 2026/2027. Mauro Jeronimo menyiapkan tim setelah menang 2-0 atas Yangon United.
AI kini digunakan untuk menganalisis percakapan dan aktivitas karyawan. Simak kasus Co-op, Burger King, Meta, serta risiko privasi pekerja.
Sebanyak 9.600 desa masih tertinggal. Yandri Susanto mendorong ekspor desa, kolaborasi lintas kementerian, dan penguatan Kopdes.