Forum ASEAN di UKDW Soroti Kepemimpinan Perempuan
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Roadshow Kesejarahan yang digelar di Dusun Ledok Lempong, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Minggu (8/10/2023). (Harian Jogja/Catur Dwi Janati)\r\n\r\n\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Roadshow Kesejarahan yang digelar Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY memasuki edisi terakhir di 2023. Tur kesejarahan keliling DIY yang mengusung tema Sejarah Lokal Tonggak Keistimewaan Peran Generasi Muda Memperteguh Keistimewaan Yogyakarta pada Minggu (8/10/2023) berlabuh ke Ledok Lempong, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi.
Kepala Seksi Sejarah Kundha Kabudayan DIY, I Gede Adi Atmaja menjelaskan Roadshow Kesejarahan menjadi salah satu upaya Kundha Kabudayan DIY untuk mengenalkan sejarah pada generasi muda. Pasalnya, sejarah yang biasanya dipelajari anak muda hanya bersifat hafalan di sekolah, misalnya menghafal nama tokoh dan peristiwa sehingga cenderung membosankan.
"Untuk menanamkan nilai-nilai kesejarahan di masyarakat, kami mencoba mengenalkan sejarah dengan cara yang berbeda, yaitu dengan terjun, bertemu dan berdiskusi dengan masyarakat tentang sejarah," tuturnya di Ledok Lempong, Turi, Minggu.
Dalam setiap roadshow, Kundha Kabudayan DIY menghadirkan sejumlah narasumber ahli yang memiliki pengetahuan di bidang sejarah dan kemerdekaan. Tak hanya itu, para pemuda yang tergabung dalam karang taruna juga dilibatkan dalam drama teatrikal kisah perjuangan yang terjadi di Ledok Lempong. "Pentas teatrikal ini salah satu upaya kami untuk menanamkan semangat anak muda untuk mencintai sejarah," ujarnya.
Ledok Lempong dipilih menjadi salah satu lokasi Roadshow Kesejarahan tidak terlepas dari latar belakang Kapanewon Turi yang dulunya menjadi markas persembunyian dan penyusunan strategi perang gerilya oleh Bupati Sleman, KRT Prodjodiningrat dengan membentuk markas-markas pertahanan di Turi.
"Di Turi membentuk Laskar Poncowati. Laskar Poncowati inilah yang menginspirasi anak-anak di Padukuhan Ledok Lempong ini untuk mendirikan komunitas sejarah," lanjutnya.
Tahun ini Roadshow Kesejarahan digelar di lima titik, yakni di Plalangan, Pandowoharjo, Sleman; Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul; Samigaluh, Kulonprogo; Wukirsari, Imogiri, Bantul dan terakhir di Ledok Lempong, Turi, Sleman.
Lurah Wonokerto, Riyanto Sulistyo Budi menilai kegiatan ini mampu membuat masyarakat khususnya kawula muda mempelajari cikal bakal sejarah yang terjadi di desanya. "Kami ikut senang, bahkan menjadikan kami, terutama anak-anak muda benar-benar tahu sejarah perjalanan kita di era penjajahan dulu," katanya. Pasalnya bisa jadi masyarakat belum tahu kisah sejarah yang terjadi di desanya. "Kegiatan ini bisa terus menumbuh kembangkan semangat anak muda untuk mencintai NKRI," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu siswa masuk Sekolah Rakyat pada 2027. Program ini difokuskan untuk anak kurang mampu, putus sekolah, dan anak jalanan d
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
Analisis APK mengungkap indikasi fitur baru ChatGPT yang memungkinkan pengguna membuat stiker WhatsApp langsung dari perintah teks. OpenAI belum memberikan konf
Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah laporan Daily Telegraph mengungkap dugaan hubungan gelap dengan mantan karyawan UEFA yang menerim
Presiden AS Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif baru untuk memperketat aturan kewarganegaraan dan membatasi praktik birth tourism. Kebijakan ini