Festival Kethoprak, Disbud Fokus Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Suasana Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman yang mennyedot wisatawan diselenggarakan pada Sabtu (21/10/2023).
JOGJA—Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman kembali diselenggarakan pada Sabtu (21/10/2023). Kegiatan rutin yang diselenggarakan 35 hari sekali ini dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni.
Upacara yang dilakukan tiap titimangsa Sabtu Kliwon ini jadi magnet wisatawan yang tertarik dengan sejarah Kadipaten Puro Pakualaman.
Daya tarik upacara ini jadi salah satu agenda rutin Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY untuk terus menggenjot kunjungan wisatawan.
Pelaksana harian Kepala Dinpar DIY, Kurniawan menjelaskan gelaran Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman didukung dengan berbagai hal. “Setiap ada acara itu kami bikin panggung atraksi seni lain yang menampilkan kampung wisata atau kelompok pariwisata lainnya untuk turut memeriahkan,” kata Kurniawan, Sabtu sore.
Pergantian prajurit Kadipaten Puro Pakualaman tersebut, jelas Kurniawan, turut menghadirkan turis mancanegara dalam setiap pelaksanaanya. “Wisatawan tertarik karena tata cara upacara ini sesuai aturan yang terus dipertahankan secara turun-temurun, itu juga salah satu daya tariknya karena bagian dari budaya yang harus dirawat terus juga,” jelasnya.
BACA JUGA: Agar Anak Dapat Diasuh dengan Baik, Buatlah Ibu Bahagia!
Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman yang diadakan secara rutin, lanjut Wawan, memiliki potensi wisata. “Jelas sebagai kekayaan budaya, kami ingin kekayaan budaya ini juga dapat mendorong potensi wisata,” katanya.
Setiap gelaran itu, sambung Kurniawan, Dinpar DIY selalu memberikan fasilitasi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Terutama UMKM yang dari sektor pariwisata, misalnya kerajinan atau lainnya kami libatkan karena momen ini cukup banyak wisatawannya agar bisa jadi ajang promosi juga,” ungkapnya.
Kurniawan berharap dengan diselenggarakannya Upacara Ganti Dwaja Bregada Jaga Kadipaten Puro Pakualaman ini banyak pelaku wisata Jogja turut mendapat dampak positifnya. “Selain untuk menjaga daya tarik wisata, kami harap para pelaku wisata khususnya kampung wisata juga dapat lebih berpartisipasi agar makin banyak opsi bagi wisatawan yang berkunjung ke Jogja,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam