Utang Luar Negeri Indonesia Melambat, Rasio terhadap PDB Turun
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
Ilustrasi hewan ternak - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Program vaksinasi penyakit antraks pada hewan ternak terus digencarkan Pemkab Kulonprogo. Terbaru, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, melakukan vaksinasi di Kapanewon Girimulyo untuk melindungi populasi ternak dari penyakit serius yang dapat membahayakan ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Trenggono Trimulyo di Kulonprogo, Senin, mengatakan vaksinasi antraks sangat penting. Antraks adalah penyakit yang mematikan dan dapat menyebabkan kerugian besar bagi para peternak.
"Oleh karena itu, kami berupaya keras untuk melindungi ternak di wilayah Girimulyo dengan menggelar vaksinasi massal ini. Kami juga berterima kasih kepada 8 tim petugas puskeswan yang telah dengan antusias melibatkan diri dalam kegiatan ini," kata Trenggono, Senin (30/10/2023).
Ia mengatakan selama kegiatan vaksinasi, petugas puskeswan bekerja dengan cermat untuk memastikan bahwa setiap ternak menerima vaksinasi yang sesuai. Untuk memastikan pelaksanaan yang efektif, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo telah melibatkan delapan tim petugas puskeswan yang telah terlatih dengan baik.
Selain itu, mereka memberikan informasi kepada peternak tentang tata cara perawatan ternak yang baik.
Program vaksinasi antraks ini adalah salah satu langkah penting dalam upaya menjaga kesehatan ternak dan mendukung pertanian di wilayah Girimulyo.
BACA JUGA: Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia Petakan Kekuatan Lawan di Penyisihan
"Kami berharap dengan upaya bersama ini, populasi ternak akan terlindungi dari antraks, dan peternak dapat terus mengembangkan usaha mereka," katanya.
Lebih lanjut, Trenggono mengatakan kegiatan vaksinasi antraks ini merupakan contoh nyata dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, peternak, dan petugas kesehatan hewan dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan mendukung pertanian lokal. "Kami berharap ternak di Kulonprogo sehat dan bebas dari penyakit," katanya.
Sementara itu, seorang peternak di Girimulyo Tukimin menyambut baik kegiatan ini. Ia mengatakan kesehatan ternak adalah prioritas bagi peternak di wilayah ini.
"Kami sangat bersyukur atas inisiatif dari Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo yang telah mengadakan vaksinasi antraks ini. Ini akan membantu melindungi ternak kami dari penyakit berbahaya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.