Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Ilustrasi polisi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Sejumlah pejabat Polres Bantul dimutasi dan dirotasi. Kapolres Bantul, mengucapkan terima kasih kepada para pejabat lama atas kerja sama dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Bantul.
“Saya, atas nama pribadi dan selaku pimpinan mengucapkan selamat atas promosi jabatan yang diperoleh dan semoga ditempat tugas yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerjanya,” kata Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta dalam Upacara Serah Terima Jabatan di Lapangan Mapolres Bantul, Selasa (31/10/2023).
Kapolres Bantul juga mengucapkan selamat kepada pejabat baru atas promosi jabatan yang diberikan. “Saya yakin dan percaya dengan bekal pengalaman dan kemampuan yang saudara miliki selama ini, saudara akan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.
Adapun pejabat Polres Bantul yang dimutasi, di antaranya adalah Kabag SDM Polres Bantul yang sebelumnya dijabat AKP Cherli Evi Prayudati Sela digantikan Kompol Etty Haryanti yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagren Polres Bantul. Sementara AKP Cherli menempati jabatan baru sebagai Kasibinpenakta Subditbintibsos Ditbinmas Polda DIY.
Kapolsek Srandakan, Kompol Gunardi Tejamurti ditunjuk untuk menggantikan Kompol Etty sebagai Kabagren Polres Bantul. Sedangkan Jabatan Kapolsek Srandakan yang ditinggalkan Kompol Gunardi, kini dipegang oleh Kompol Slamet Subiyantoro yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tegalrejo, Polresta Yogyakarta.
BACA JUGA: Kompol Ika Santi Jabat Wakapolres, Ini Sederet Rotasi Jabatan di Polres Bantul
Selanjutnya, Kasatsamapta Polresta Sleman, Kompol Budi Riyanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Bantul yang sebelumnya mengalami kekosongan.
Kemudian Kapolsek Patuk, Polres Gunungkidul, AKP Amir Machmud diangkat menjadi Kapolsek Piyungan, Polres Bantul menggantikan Kompol Sugihartono yang ditugaskan menjadi Kapolsek Berbah, Polresta Sleman.
Kemudian Kapolsek Jetis yang diemban AKP Aji Pramono digantikan oleh AKP Yan Indah yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurtoring Subbagdumassanwas Itwada Polda DIY. Sementara AKP Aji diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda DIY.
Selain itu, sejumlah jabatan Kepala Satuan (Kasat) di Polres Bantul juga mengalami perubahan.
Kasatlantas Polres Bantul yang sebelumnya dijabat Iptu Fikri Kurniawan digantikan oleh AKP Satya Dhiraanggoro Arrya Nugraha yang sebelumnya menjabat Kasatlantas Polres Gunungkidul. Kemudian Iptu Fikri Kurniawan selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai PS Paursubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda DIY.
Sementara Kasatresnarkoba Polres Bantul, AKP Wahyu Aji Wibowo digantikan oleh Iptu Decky Erlando yang sebelumnya menjabat PS Paursubbagmutjab Bagbinkar Ro SDM Polda DIY. Kemudian Iptu Wahyu Aji selanjutnya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasihartah Subditharwattah Dittahti Polda DIY.
Jabatan Kasatpolairud Polres Bantul, juga mengalami pergantian. AKP Rohkimin digantikan oleh Iptu Martono yang sebelumnya menjabat Kasubbagdalops Bagops Polres Bantul. AKP Rohkimin selanjutnya menduduki jabatan yang ditinggalkan Iptu Martono.
Kemudian Kasikum Polres Bantul yang dijabat AKP Basungkawa juga mengalami pergantian. Dia dipromosikan menjadi Kapolsek Kotagede, Polresta Yogyakarta. Jabatannya digantikan oleh Iptu Jamingan yang sebelumnya menjabat Kanitintelkam Polsek Banguntapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.