CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Ilustrasi hoaks - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seorang pelajar di Gunungkidul harus berurusan dengan polisi lantaran membuat konten hoaks tentang aksi klitih di media sosial. Karena ulahnya itu, Satreskrim Polres Gunungkidul terpaksa mengamankan pelajar berinial T, 16 tersebut, Senin (30/10/2023).
Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Andika Ariya Pratama mengatakan pengungkapkan kasus itu bermula adanya unggahan medsos tentang darurat klitih atau kejahatan jalanan. Berita hoaks ini beredar sejak akhir pekan lalu.
Menurut dia, setelah dilakukan penyelidikan sehingga mendapatkan pemilik akun penyebar berita tidak benar ini. “Langsung kami amankan dan sekarang masih dalam pemeriksaan. T yang kami amankan merupakan pelajar,” kata Andika kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, T mengaku membuat berita hoaks karena ingin viral sehingga mendapatkan banyak pengikut baru. Andika memastikan, penyelidikan terus berlanjut dan pelaku diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Alasan pelaku ingin FYP atau trending di tiktok sehingga banyak dilihat orang. Untuk motif lainnya, kami masih mendalaminya,” katanya.
BACA JUGA: Bawaslu dan Polda DIY Awasi Hoaks dan Ujaran Kebencian di Media Sosial Jelang Pemilu 2024
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sembarangan mengunggah sebuah informasi. Sebelum diunggah diharapkan mengecek kebenarannya sehingga tidak menjadi berita bohong yang beredar di masyarakat “Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 45 ayat A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman enam tahun penjara,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri menegaskan akan terus melakukan upaya memerangai berita hoaks di Masyarakat. Agar pencegahan optimal, juga dibutuhkan partisipasi dari Masyarakat.
Diharapkan warga bisa memilah setiap kabar berita yang beredar. Selain itu, juga tidak mudah menggunggah berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
Menurut dia, kesalahan informasi maupun mengunggah berita yang tidak benar bisa berakibat fatal. Salah satunya bisa berurusan dengan hukum. “Berita hoaks sangat meresahkan sehingga harus dicegah dan ini juga butuh partisipasi dari Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.