Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat melakukan pengecekan alat ukur berat dan tinggi Badan di Kantor Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, Selasa (14/11/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menilai faktor penyebab stunting di wilayahnya tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, akan tetapi juga pengukuran berat dan tinggi badan pada balita.
Oleh karena itu, Pemkab Sleman melakukan pengakuratan alat ukur dan berat badan melalui program Anting-Anting Emas (Alat Ukur Dan Timbanggan Penting Untuk Penanganan Stunting Bersama Metrologi Legal Sleman).
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan jika pengukuran berat dan tinggi badan yang tidak tepat terhadap anak akan berdampak kepada penanganan stunting di wilayahnya, utamanya daalam penanganan dan pendataan yang tidak optimal.
BACA JUGA: Penetapan KPU Soal Pasangan Capres/Cawapres Pemilu 2024 Dinilai Objektif
Danang memaparkan, pengukuran yang tidak tepat dikhawatirkan dapat membuat balita yang terindikasi stunting justru tidak mendapatkan penanganan. Sebaliknya, balita yang seharusnya tidak stunting malah dilakukan penanganan yang tidak perlu karena ketidakakuratan dalam pengukuran berat dan tinggi badan.
Agar persoalan tersebut tidak terjadi, Pemkab Sleman menerapkan tera ulang untuk alat penimbang berat dan tinggi badan balita di posyandu maupun puskesmas. Diharapkan dengan tera ulang, maka hasil penimbangan berat dan pengukuran tinggi badan lebih akurat. Nantinya setelah didapatkan keakuratan data, maka Pemkab akan menggunakan data tersebut untuk perumusan program penanganan stunting di wilayahnya.
"Harapannya dengan keakuratan tersebut, kami lebih mudah menerapkan penanganan yang tepat," kata Danang ditemui di Kantor Kalurahan Pandowoharjo, Sleman, Selasa (14/11/2023).
Lebih lanjut Danang mengungkapkan, saat ini angka prevelensi stunting di kabupaten Sleman mengalami penurunan. Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SGSI), angka penurunan stunting di Sleman menjadi 15% pada 2022. Turun dibandingkan pada tahun 2021 yang mencapai 16%. Berdasar e-PPBGM angka stunting di Sleman mengalami penurunan 1,9%. Jika tahun 2021 angka stunting di Sleman sebesar 7,2%, maka pada 2022 turun menjadi 6,88%.
"Saat ini penurunan percepatan stunting di Sleman terus diupayakan melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mulai dari Kabupaten, Kapanewon, dan Kalurahan serta Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) serta dukungan pemangku kepentingan lainnya," jelas Danang.
Kepala Disperindag Sleman Mae Rusmi Suryaningsih mengungkapkan tahun ini pelayanan tera ulang posyandu atau Anting-anting Emas mulai dijalankan pada November 2023. Saat ini program ini menyasar dua kapanewon. Yakni Mlati dan Sleman.
Dari dua kapanewon tersebut sudah ada empat kalurahan yang sudah dilakukan tera ulang, yakni kalurahan Tridadi, Caturharjo, Triharjo, dan Pandowoharjo. Sementara di luar dua kapanewon itu, ada kalurahan Sidoarum, Godean. Adapun untuk data UTTP Posyandu di kalurahan yang ada saat ini telah mencapai 186 unit.
"41 di antaranya dinyatakan rusak atau tidak bisa di tera. Selanjutnya akan dilakukan tera terhadap UTTP di Kalurahan Pandowoharjo sebanyak 50 UTTP. Kemudian Kapanewon Mlati (5 Kalurahan) sampai saat ini masih dalam proses pendataan" kata Mae.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.