Dishub Bantul Tertibkan PKU dengan Tagihan Listrik Membengkak
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
Stok beras - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memastikan stok pangan di wilayahnya aman sampai dengan akhir tahun. Pengendalian harga nantinya akan dilakukan dengan menggelar operasi pasar di sejumlah titik agar harga kebutuhan tetap stabil.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti memastikan sampai dengan akhir tahun nanti stok pangan di wilayahnya masih aman untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat.
"Kalau stok untuk akhir tahun masih cukup ya dan untuk pasar murah masih akan kita upayakan sampai akhir tahun ada. Akan kita gerakkan dengan CSR dan juga dari beberapa distributor yang akan bergerak terus untuk pasar murahnya," kata Syam, Kamis (16/11/2023).
Menurut Syam, penyelenggaraan pasar murah telah dilakukan di sejumlah titik sampai ke level desa atau kalurahan. Pihaknya juga dibantu oleh beberapa instansi terkait dalam hal penganggaran sehingga bisa digelar dalam jumlah banyak untuk menekan kenaikan harga.
"Ini kan bergerak terus kita ke beberapa lokasi kan bergerak dengan pertanian juga, dengan BI juga ada dukungan anggaran untuk pelaksanaan pasar murah. Kalau titiknya sudah banyak sekali ya karena terus menerus kita lakukan. Levelnya bahkan sampai desa agar terjangkau," jelasnya.
BACA JUGA: Ribut Soal Nyamuk dengan Wolbachia, Ini Pernyataan Kementerian Kesehatan
Syam menyebut, banyaknya agenda politik dan juga bertepatan dengan masa libur panjang wisata pada akhir tahun dipastikan pula tidak perlu dikhawatirkan oleh masyarakat berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan pokok. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan distributor agar stok pangan tetap aman.
"Memang ada tahapan kampanye dan wisata, kita pastikan tetap tersedia ya, karena kan sudah jadi kewajiban pemerintah menyediakan stok bahan pangan. Kalau misalnya di sini kita kan ada grup distributor, itu sudah antisipasi mana yang kurang bahkan sampai ke harga juga diprediksi dan harus sudah dibahas di sana," ucapnya.
Ia menilai yang paling penting kebutuhan pangan pokok seperti beras tetap tersedia. Untuk kebaikan harga beberapa komoditas menjelang akhir tahun disebutnya menjadi hal yang biasa lantaran adanya kenaikan permintaan, sehingga membuat harga melonjak dan fluktuatif.
"Kemudian yang kami jaga betul pasti beras karena bahan pangan pokok dan dari Bulog sendiri sudah memastikan bahwa aman sampai dengan akhir tahun bahkan sampai awal tahun mendatang itu yang dikuasai oleh Bulog," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.