6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan memberikan keterangan kepada wartawan tentang kesiapan personel kepolisian dalam mengamankan Pemilu 2024, Rabu (22/11/2023). (Email)
Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY bakal mengawal pergerakan massa selama tahapan kampanye berlangsung guna mencegah timbulnya gesekan antar pendukung peserta Pemilu. Langkah ini dinilai mampu mewujudkan penyelenggaraan Pemilu di wilayah DIY berjalan aman dan kondusif.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menjelaskan, potensi kerawanan Pemilu diantisipasi dengan upaya-upaya preemtif dan juga preventif. "Preemtif kita imbau dan kita ajak diskusi dan sampaikan dengan baik. Beberapa laskar dan sayap partai yang sudah kami undang kami sudah sampaikan pentingnya menjaga situasi keamanan di Jogja," katanya, Rabu (22/11/2023).
BACA JUGA: Tergiur Harga Cabai Tinggi, Warga Klaten Curi Tanaman Lombok di Sleman
Menurut Kapolda kondisi keamanan dan ketertiban Jogja tidak bisa ditawar-tawat lagi lantaran dampaknya langsung dirasakan sektor investasi dan industri baik itu pariwisata dan juga pendidikan. Oleh karenanya sangat penting menjaga situasi tetap berjalan dengan kondusif meskipun tahapan kampanye yang dinilai rawan berjalan.
"Kemudian tindakan preventif kami ada penjagaan, pengawalan dan patroli. Itu kita lakukan, jadi kami patroli, kami beritahu kita akan patroli semuanya dikasih tahu. Baik itu ke KPU, semuanya kita patroli gudang dan logistik kita patrolikan," katanya.
BACA JUGA: Soal Papua, Ini PR Jokowi kepada Panglima TNI Agus Subiyanto
Polda juga telah menawarkan kepada KPU setempat agar dalam pelaksanaan kampanye yang melibatkan banyak pendukung, Polda DIY siap melaksanakan pengawalan agar tidak menimbulkan insiden negatif.
"Ini kita tawarkan melalui KPU bahwa nanti pergerakan massanya kami kawal saja supaya tidak ketemu antar pendukung. Kita minta KPU jadwal kampanyenya supaya diatur dan tidak sampai bertemu. Itu kita lakukan terus menerus," ucapnya.
Di sisi lain, Suwondo juga memastikan bahwa kesiapan personel kepolisian 100% dalam mengawal Pemilu agar berjalan aman dan nyaman. "Personel yang dikerahkan tergantung tahapannya, kalau sekarang ini yang kita siapkan ada 1.468. Kemudian nanti pada saat kampanye lain lagi untuk berjaga di TPS ada 4.232. Jadi tiap tahapan beda-beda," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.