Harper Malioboro Yogyakarta Gelar Pelatihan Evakuasi Gempa
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.
Suasana pelayanan kesehatan di RSUD Wonosari, Jumat (24/11/2023) ist
JOGJA– BPJS Kesehatan kini berfokus pada peningkatan mutu layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai terobosan dilakukan sebagai upaya transformasi mutu layanan menjadi lebih baik.
Hal ini didukung penuh oleh fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Salah satunya dari RSUD Wonosari di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta.
Rumah sakit ini telah menerapkan I-Care JKN dan berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan obat yang dibutuhkan peserta JKN.
I-Care JKN (Informasi Pencarian Riwayat Pelayanan Kesehatan JKN) adalah sistem yang memberikan kemudahan bagi petugas medis untuk mengetahui riwayat pelayanan kesehatan peserta dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Sistem ini telah digunakan oleh RSUD Wonosari sejak awal sistem ini diluncurkan oleh BPJS Kesehatan.
BACA JUGA: Istana Siapkan Keppres Pemberhentian Firli Bahuri
“Banyak manfaat yang bisa kami dapat dari sistem ini diantaranya kami dapat melihat riwayat pelayanan kesehatan pasien di fasilitas kesehatan sebelumnya. Sehingga, dokter kami dapat memperoleh informasi yang lengkap yang dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk mengambil keputusan yang cepat dan dalam penegakan diagnosa,” kata Kepala Sub Bagian Data Rekam Medis RSUD Wonosari, Melia Novita Sari Wijaya, Kamis (23/11).
Dengan adanya I-Care JKN diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan tentunya dengan sistem yang tetap memperhatikan keamanan data pasien dan mengikuti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dan Kode Etik Data Pasien secara Medis.
“I-Care ini sudah diintegrasikan dengan rekam medis elektronik yang ada di RSUD Wonosari. Kami berharap nantinya fitur dalam I-Care menjadi semakin lengkap sehingga lebih optimal lagi dalam pemanfaatannya. Kami siap mendukung dan memanfaatkan I-Care JKN dalam rangka peningkatan mutu layanan,” tegas Melia.
Sementara itu ada pula janji layanan JKN yang dideklarasikan oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sebagai komitmen untuk memberikan layanan yang prima bagi peserta JKN. Janji tersebut diantaranya adalah memberikan pelayanan obat yang dibutuhkan dan tidak membebankan peserta untuk mencari obat jika terdapat kekosongan obat.
“Di RSUD Wonosari pengelolaan obat terpusat dari satu pintu. Kami selalu berupaya agar pasien mendapatkan obat yang dibutuhkan. Tidak menutup kemungkinan ada terjadi kekosongan obat. Untuk mengantisipasi hal tersebut kami bekerja sama dengan beberapa rumah sakit di sekitar RSUD. Sehingga kami bisa berkoordinasi satu sama lain untuk memenuhi obat yang kosong,” kata Kepala Instalasi Farmasi RSUD Wonosari, Heny Susilawati.
Heny menegaskan sebelum pelayanan dimulai, pihak farmasi dari rumah sakit akan melakukan pengecekan terhadap stok ketersediaan obat. Hal ini sebagai langkah lain untuk antisipasi kekosongan obat sehingga jalan keluar bisa dicari sedini mungkin.
“Kita upayakan sebelum pelayanan dimulai, kita sudah tahu obat-obat apa saja yang tidak tersedia di kami. Akan kami upayakan untuk koordinasi dan meminjam stok obat dari rumah sakit lain. Begitu pula kalau rumah sakit lain membutuhkan juga bisa koordinasi dengan kami. Kira-kira begitu bentuk implementasi kerja sama kami dengan rumah sakit di sekitar RSUD,” tegas Heny.
Ia juga menegaskan komitmen RSUD Wonosari terhadap pelayanan obat kepada peserta JKN. Heny berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan makin baik.
“Kami dari RSUD Wonosari selalu berkomitmen untuk berupaya maksimal memberikan pelayanan kepada peserta JKN. Kami berusaha agar peserta tetap mendapatkan obat yang dibutuhkan. Kami juga berharap kerja sama dengan BPJS Kesehatan tetap berjalan dengan harmonis. Masalah ditanggung bersama, sosialisasi dikerjakan bersama, kita bahu membahu melaksanakan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Heny. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
SNTL 2026 mempertemukan akademisi, pemerintah, industri, dan mitra untuk membahas teknologi dan manajemen lingkungan berkelanjutan.
Malaysia menang 6-0 atas Singapura, tetapi gagal ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh.
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup. Mitchell Baker mencetak lima gol dalam pesta gol Garuda.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.