Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Lelang jabatan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman kini memasuki tahap akhir. Hasil seleksi terhadap 10 pejabat eselon II yang mengikuti tahapan uji kompetensi dan wawancara telah diserahkan kepada Bupati Sleman, Harda Kiswaya.
Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Yanuar Purnomo Putro, mengatakan seluruh kandidat telah menyelesaikan proses seleksi yang dilakukan panitia seleksi.
“Kalau pengisian jabatan Sekda kemarin sudah dilakukan wawancara sama tim panitia seleksi. Hasilnya sudah diajukan ke Bapak Bupati,” kata Yanuar saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).
Dari total peserta yang mengikuti seleksi, terdapat tiga pejabat perempuan dan tujuh pejabat laki-laki. Seluruhnya merupakan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Yanuar menjelaskan proses seleksi dilakukan melalui tahapan uji kompetensi teknis serta wawancara. Dalam proses tersebut, Bupati Sleman juga ikut memantau jalannya seleksi secara langsung.
Berbeda dengan pola seleksi terbuka sebelumnya, pengisian jabatan Sekda kali ini menggunakan sistem manajemen talenta melalui aplikasi Sistem Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara.
Melalui sistem tersebut, ASN tidak mendaftarkan diri secara langsung untuk mengikuti seleksi. Penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak kinerja serta potensi pegawai yang tersimpan dalam sistem.
Data tersebut kemudian digunakan untuk memetakan ASN ke dalam sembilan kategori manajemen talenta. Pegawai dengan potensi dan kinerja terbaik masuk kategori tertinggi dan berpeluang dipilih sebagai kandidat jabatan strategis yang kosong.
Setelah proses penyaringan melalui aplikasi selesai, kandidat yang masuk kategori terpilih diundang mengikuti uji kompetensi dan wawancara oleh panitia seleksi.
Menurut Yanuar, penggunaan sistem manajemen talenta dinilai lebih efektif dibandingkan metode seleksi terbuka karena prosesnya lebih cepat serta membutuhkan biaya lebih rendah.
Selain itu, sistem tersebut juga dianggap mampu menjaring ASN potensial tanpa terkendala keterlambatan informasi pendaftaran sebagaimana sering terjadi dalam mekanisme seleksi terbuka.
Saat ini Pemkab Sleman masih menunggu rekomendasi teknis dari BKN sebelum proses dilanjutkan ke tahap berikutnya. Setelah rekomendasi diterbitkan, pemerintah daerah akan mengajukan izin kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk proses penetapan dan pelantikan Sekda definitif.
Pemkab Sleman menargetkan pelantikan Sekda baru dapat dilakukan pada 2 Juni 2026. Jadwal tersebut dipilih sehari setelah Sekda saat ini memasuki masa pensiun pada 1 Juni 2026.
Dengan target tersebut, Pemkab Sleman berharap proses pergantian jabatan dapat berlangsung lancar tanpa perlu menunjuk pelaksana tugas (Plt) Sekda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.