Parkir Lapangan Pemda Sleman Kini Berbayar, Akses Publik Disorot
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Ilustrasi Tempe Pondoh Sleman.ist/shutterstock
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabar menggembirakan sekaligus mengingatkan datang dari Kabupaten Sleman. Produk khas daerah, Tempe Pondoh, akhirnya resmi mendapat perlindungan hukum sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).
Langkah ini menjadi krusial, mengingat potensi klaim sepihak terhadap produk tradisional kerap terjadi jika tidak segera dilindungi.
Penyerahan Surat Pencatatan KIK dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY dalam agenda kerja sama perlindungan hukum bersama pemerintah kabupaten/kota se-DIY di Hotel Grand Rohan, Selasa (12/5/2026).
Tempe Pondoh sendiri bukan sekadar makanan biasa. Produk ini merupakan warisan turun-temurun masyarakat Padukuhan Surokerten, Kalurahan Selomartani, Kapanewon Kalasan, yang telah menjadi identitas kuliner khas Sleman.
Kepala Kanwil Kemenkum DIY, Agung Rektono Seto, menegaskan bahwa perlindungan terhadap kekayaan intelektual komunal kini menjadi kebutuhan mendesak.
“Di tengah derasnya arus informasi, karya dan pengetahuan tradisional sangat rentan diklaim pihak lain. Negara harus hadir melindungi,” ujarnya.
Tak hanya soal perlindungan, pencatatan ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga nilai ekonomi masyarakat lokal.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menilai pengakuan ini sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat potensi ekonomi daerah.
“Ini bukan sekadar pengakuan, tapi juga perlindungan bagi masyarakat yang selama ini menjaga tradisi,” katanya.
Pernah Nyaris Direbut, Sleman Tak Mau Kecolongan Lagi
Kasus serupa ternyata pernah terjadi. Produk legendaris Ayam Goreng Kalasan sempat terdeteksi hendak diklaim oleh pihak luar daerah melalui sistem pendaftaran HAKI.
Beruntung, upaya tersebut berhasil digagalkan.
Padahal, Ayam Goreng Kalasan sudah masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda (WBTb), yang seharusnya tidak bisa diklaim secara sepihak.
Pengalaman tersebut menjadi alarm keras bagi Pemkab Sleman untuk bergerak cepat.
Kini, pemerintah daerah didorong melakukan pendataan secara masif terhadap berbagai potensi kekayaan intelektual komunal lain agar tidak kembali “kecolongan”.
Lebih dari Sekadar Tempe, Ini Soal Identitas Daerah
Dengan perlindungan resmi ini, Tempe Pondoh kini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga memiliki posisi hukum yang kuat.
Pemerintah berharap langkah ini mampu Melestarikan warisan budaya, Mengangkat nilai ekonomi masyarakat hingga Mencegah klaim sepihak oleh pihak luar.
Momentum ini sekaligus menjadi pengingat: kekayaan tradisional bukan sekadar warisan, tapi aset berharga yang harus dijaga bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Parkir berbayar di Lapangan Pemda Sleman dikritik karena dinilai membatasi akses ruang publik. Warga meminta fasilitas publik tetap mudah diakses.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.