Siswa Diajak Menjadi Agen Pencegah Peredaran Miras-Narkoba
DPRD Bantul dan Satpol PP mengedukasi pelajar SMPN 3 Pajangan tentang bahaya miras dan narkoba serta mendorong siswa berani melaporkan peredarannya.
Tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyerahkan buku luaran penelitian berjudul Komunikasi Bencana Menuju Pariwisata Berkelanjutan kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Rumah Dinas Bupati Sleman Kamis (30/11/2023). /Istimewa.
SLEMAN—Tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyerahkan buku luaran penelitian berjudul Komunikasi Bencana Menuju Pariwisata Berkelanjutan kepada Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Rumah Dinas Bupati Sleman Kamis (30/11/2023).
Sesi penyampaian hasil riset DRTPM dan penyerahan buku dihadiri langsung oleh Bupati Sleman beserta OPD kebencanaan yaitu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman dan Kepala Dinas Pariwisata.
Buku Komunikasi Bencana Menuju Pariwisata Berkelanjutan merupakan hasil riset kolaborasi dua perguruan tinggi yang dibiayai oleh Hibah DRTPM Kemdikbud 2023. Tim peneliti terdiri dari Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos, M.Si dosen ilmu komunikasi UMY sebagai ketua, Ir. Jazaul Ikhsan, S.T., M.T., Ph.D., IPM dosen Teknik Sipil UMY dan Erwin Rasyid, M.Sc dosen ilmu komunikasi Unisa sebagai anggota tim peneliti.
BACA JUGA : LRI Expo di ICoSI 2023 Menampilkan Beragam Inovasi Mutakhir
Bupati Sleman mengapresiasi positif hasil riset penelitian tersebut. Ia berharap buku tersebut dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas komunikasi bencana untuk kesiapsiagaan bencana dan mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan khususnya di sekitar Gunung Merapi yang saat ini memiliki 60 destinasi wisata yang berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB).
"Buku ini sangat penting, terutama di Kabupaten Sleman yang merupakan daerah rawan bencana. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi kami dalam menyusun strategi komunikasi bencana yang efektif sehingga meskipun berada di KRB wisatawan tetap nyaman dan aman dalam berwisata di Sleman,” kata Kustini.
Sementara itu, ketua tim peneliti, Dr. Adhianty Nurjanah, mengatakan buku tersebut membahas tentang pentingnya komunikasi bencana dalam mendukung pariwisata berkelanjutan, pentingnya Komunikasi, Informasi Kolaborasi dan Kerjasama (KIKK) antar OPD kebencanaan urgent dilakukan terutama untuk mendukung terwujudnya pariwisata berkelanjutan, Adhianty juga menambahkan bahwa kami melakukan riset ini juga di Kabupaten Karangasem Bali di kawasan rawan bencana sekitar Gunung Agung Bali dimana Sleman Yogyakarta dan Karangasem Bali merupakan daerah Objek Dengan Daya Tarik Wisata (ODTW) di Indonesia.
"Komunikasi bencana yang efektif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko bencana, sehingga mereka dapat lebih siap dalam menghadapi bencana. Selain itu, komunikasi bencana juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," ujar Adhianty.
BACA JUGA : Mahasiswa UMY Sulap Sirih Cina Jadi Sirup Herbal Kaya Manfaat
Kepala BPBD Kabupaten Sleman dan Kepala Dinas Pariwisata turut menyampaikan apresiasi mereka atas kontribusi tim peneliti. Mereka menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan temuan dari penelitian ini dalam upaya meningkatkan mitigasi bencana dan pengembangan sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul dan Satpol PP mengedukasi pelajar SMPN 3 Pajangan tentang bahaya miras dan narkoba serta mendorong siswa berani melaporkan peredarannya.
Virtus Technology memperkuat bisnis software dan keamanan siber di tengah lonjakan harga komponen IT serta kendala rantai pasok global.
BGN menargetkan 1.000–5.000 SPPG menerapkan MBG prasmanan hingga akhir 2026. Skema ini diharapkan meningkatkan konsumsi makanan siswa.
Sagon Gulung Makmur di Bantul kembali berproduksi setelah sempat berhenti. Usaha keluarga sejak 1991 ini kini menghasilkan 250 biji per hari.
Kabut asap membuat sekolah di tujuh kecamatan Morowali menerapkan PJJ setelah indeks kualitas udara mencapai 208 atau kategori sangat tidak sehat.
Adrian Purzycki kembali bisa bermain saat PSIM Jogja menjamu PSM Makassar. Laskar Mataram memburu kemenangan perdana di Super League 2026/2027.