Kasus Bayi Dititipkan di Pakem, DP3AP2KB Sleman Turun Dampingi Ibunya
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Potret awan panas guguran di Gunung Merapi yang terjadi pada Senin (4/12/2023) pukul 17.36 WIB. /Istimewa-BPPTKG.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi dilaporkan kembali menunjukan aktivitas Awan Panas Guguran (APG) pada Senin (4/12/2023) petang.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, Agus Budi Santoso. "Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung Merapi tanggal 4 Desember 2023 pukul 17.13 WIB. Saat ini APG masih berlangsung," kata Agus.
Agus mengungkapkan luncuran awan panas guguran teramati mengarah ke Kali Boyong. Tinggi kolom erupsi mencapai kurang lebih 500 meter di atas puncak dan condong ke barat daya.
BACA JUGA : Terjadi Dua Awan Panas Guguran di Gunung Merapi
"Arah angin saat ini ke utara. Masyarakat untuk mewaspadai gangguan akibat abu vulkanik," katanya.
Selain itu, aktivitas awan panas guguran juga terjadi pada pukul pukul 17.36 WIB. Kali ini APG beramplitudo maksimal 50 milimeter dengan durasi 123,96 detik. Jarak luncur APG ini mencapai 1200 meter arah hulu Kali Boyong.
Guguran yang masih intensif diduga menjadi penyebab terjadinya APG. Selain itu pengaruh hujan juga ditenggarai menyebabkan aktivitas APG kali ini.
Mengingat sejumlah aktivitas awan panas guguran yang terjadi, masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah potensi bahaya.
"Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,"ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.