Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Tancap Gas, Pembongkaran Sekolah Rampung

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 13 Mei 2026 18:17 WIB
Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Tancap Gas, Pembongkaran Sekolah Rampung

Potret pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman dari atas./Istimewa -- PT Adhi Karya

Harianjogja.com, SLEMAN—Progres pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo–Junction Sleman terus menunjukkan perkembangan signifikan. PT Adhi Karya sebagai kontraktor utama telah merampungkan pembongkaran sebagian bangunan SDN Nglarang yang terdampak proyek tersebut.

Humas Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto memastikan proses pembongkaran telah selesai dilakukan tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah, progres pembongkaran SD Nglarang sudah selesai. Sudah kita bongkar," kata Agung, Rabu (13/5/2026).

Hanya Empat Ruangan yang Dibongkar

Tidak seluruh bangunan sekolah diratakan. Pembongkaran hanya dilakukan pada empat ruangan yang masuk dalam area terdampak langsung proyek tol.

"Itu kemarin ada tiga [kelas], IV, V, VI tambah ruang kepala sekolah," jelasnya.

Proses pembongkaran berlangsung selama lima hari dengan mempertimbangkan aktivitas belajar siswa. Pengerjaan dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar selesai guna menjaga keamanan dan kenyamanan siswa.

"Kita menyesuaikan, memang agak siang lah, jadi setelah proses belajar mengajar selesai, kita mulai [pengerjaan]. Dan alhamdulillah ini sudah lancar, sudah bisa top level, sudah bisa selesai tanpa hambatan apapun," tegasnya.

Lahan Langsung Ditimbun, Siap Masuk Tahap Pengecoran

Setelah pembongkaran selesai, kontraktor langsung melakukan penimbunan pada area bekas bangunan. Ketinggian timbunan kini telah sejajar dengan area sekitar dan siap masuk tahap berikutnya.

"Yang kita bongkar itu kan kena kaki timbunan, ini sudah kita timbun dan sudah di-top level," ujarnya.

Tahapan selanjutnya adalah pengecoran jalan (rigid), yang akan dilakukan setelah tanah dipastikan padat sempurna.

"Iya, nanti langsung habis itu kita rigid lah. Setelah padat sempurna kita akan lakukan rigid di atas yang top level-nya itu tadi," terang Agung.

Lahan Tuntas, Proyek Tol Semakin Terhubung

Dengan rampungnya pembongkaran ini, seluruh proses pembebasan lahan di Paket 2.2 dinyatakan selesai. Hal ini menjadi tonggak penting karena memungkinkan konstruksi jalan tol tersambung tanpa hambatan.

"Jadi alhamdulillah kita sudah bisa menyelesaikan seluruh permasalahan yang ada di paket 2.2 sudah kita selesaikan semua, alhamdulillah sudah tersambung semuanya," tegasnya.

"Alhamdulillah 100% lahan sudah bebas lah paket 2.2," imbuhnya.

Aktivitas Belajar Tetap Berjalan

Di sisi lain, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meski beberapa ruang kelas dibongkar. Kepala SDN Nglarang, Endah Sri Sulistyowati menjelaskan bahwa kelas yang terdampak telah direlokasi sementara.

"Aula ini dijadikan dua, kebetulan itu tempatnya atas bawah kayak gitu dan ada rolling door-nya, tapi enggak bisa nutup sepenuh karena sudah lama. Jadi yang [bagian] buka itu kita tutup pakai papan," terangnya.

Selain itu, pihak sekolah juga menerapkan langkah pengamanan ketat selama proses proyek berlangsung.

"Kami buat SOP, ibaratnya memberikan imbauan ke anak-anak, tidak boleh mendekati area yang untuk pembangunan tol. Sudah ada batas itu, jangan dekat-dekat," tegasnya.

Proyek Strategis Terus Dikebut

Perkembangan ini menunjukkan bahwa proyek Tol Jogja-Solo semakin mendekati tahap lanjutan yang lebih krusial. Dengan lahan yang telah bebas sepenuhnya, pengerjaan fisik dapat dipercepat untuk mendukung konektivitas wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan DIY dan Jawa Tengah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online