Asian Games 2026, Menpora Erick Thohir Minta Tim Bulu Tangkis Fokus
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.
Ilustrasi pencoptan alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 yang membahayakan keselamatan bakal ditindak tegas oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman, dengan cara langsung diturunkan atau dicopot.
"Pemasangan APK, khususnya jenis baliho semi permanen, yang kategorinya sangat membahayakan keselamatan masyarakat umum akan langsung kami turunkan tanpa memberitahukan dahulu kepada pihak pemasangan," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar di Sleman, Kamis (7/12/2023).
Menurut dia, jika ditemukan ada APK yang sangat membahayakan masyarakat umum tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Sleman dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman untuk menurunkan atau menertibkan APK.
"APK yang diturunkan tersebut juga tidak akan dikembalikan kepada partai politik (parpol) maupun calon legislatif (caleg) yang memasang," katanya.
Dia menambahkan APK yang sangat membahayakan tersebut seperti baliho semi permanen, yang konstruksinya terbuat dari bambu atau sejenisnya dan dipasang tidak kokoh atau sangat rawan roboh.
BACA JUGA: Kawasan Kaliurang Dilarang untuk Pemasangan APK dan Kampanye
"Apalagi saat ini sudah musim hujan, sehingga berpotensi terjadi hujan deras maupun angin kencang yang dapat merobohkan konstruksi baliho semi permanen," jelasnya.
Arjuna mengatakan dalam pengawasan atau pemantauan pemasangan APK tersebut, Bawaslu Sleman mengoptimalkan masing-masing pengawas kecamatan untuk mengawasi di lingkungan. "Sedangkan dari Bawaslu Sleman, pengawasan pemasangan APK dilakukan sepekan sekali," katanya.
Bawaslu Sleman juga mengimbau kepada biro jasa pemasangan baliho atau reklame APK untuk Pemilu 2024 untuk benar-benar memperhatikan kekuatan konstruksinya terutama yang berukuran cukup besar.
"Baik itu konstruksi baliho permanen maupun semi permanen agar diperhatikan kondisinya, seperti rangka-rangkanya apakah ada yang keropos atau tidak, kemudian sekrup-sekrupnya, dan terutama bagian tiang penyangga. Begitu juga dengan konstruksi semi permanen, apakah rangka-rangkanya dan tiangnya sudah cukup kuat," ujar Arjuna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menpora Erick Thohir meminta tim bulu tangkis Indonesia fokus menghadapi Asian Games 2026 dengan target emas beregu putra.
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan perlu ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..