Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Petugas menurunkan alat peraga kampanye di Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, DIY, pada Selasa (19/11)./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembersihan alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang Pilkada Kulonprogo masih menyisakan sejumlah baliho yang belum dicopot, Senin (25/11/2024).
Setidaknya ada tiga APK yang belum dicopot lantaran petugas kesulitan mencopotnya. Kedua baliho tak berhasil dicopot karena ukurannya terlalu besar serta lokasinya yang tinggi dan sulit dijangkau.
Crane atau alat yang biasanya untuk menjangkau lokasi tinggi milik Dinas Perhubungan Kulonprogo pun tak sanggup menjangkau APK tersebut.
Bawaslu Kulonprogo mencatat kejadian tersebut dan mengupayakan pencopotannya segera. Sebelumnya total APK yang sulit dicopot ada lima buah baliho, tetapi dua di antaranya sudah berhasil dicopot Senin pagi tadi.
Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kulonprogo, Djoko Dwiyogo menjelaskan pada Senin siang pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada PPK di tiap kapanewon, panitia pengawas desa, hingga pengawas TPS di seluruh Bumi Binangun untuk turtu mencopot seluruh APK yang masih tertempel pada masa tenang ini. Data jumlah APK yang sudah dicopot masih dihitung.
Selain itu Bawaslu Kulonprogo, jelas Djoko, juga sudah melakukan patroli selama 24 jam tanpa henti pada masa tenang ini. "Sasaran patroli 24 jam ini untuk memastikan tidak ada politik uang dan kampanye terselubung," ungkapnya.
Djoko mengimbau masyarakat untuk tidak menerima politik uang dan kampanye terselubung pada masa tenang ini. "Seluruh tim calon juga kooperatif untuk tidak beraktivitas dalam masa tenang ini," paparnya.
Ada juga tim calon Pilkada Kulonprogo yang membentuk, lanjut Djoko, kelompok relawan anti politik uang. "Anggota kelompok ini katanya 500 orang yang turut mengawasi, kami juga sampaikan bila ada temuan dilaporkan ke Bawaslu dan tidak bertindak sendiri," kata dia.
Pengetatan pengawasan juga dilakukan Bawaslu pada saat pengiriman logistik pada Selasa (26/11/2024) besok. Bawaslu Kulonprogo akan menerjunkan seluruh personilnya untuk mengawasi proses krusial tersebut.
Sementara Ketua Bawaslu Kulonprogo, Marwanto menyebut patroli pihaknya pada masa tenang ini mencakup seluruh wilayah. Tujuannya memastikan masa tenang berlangsung sesuai ketentuan.
Marwanto menyebut pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak-pihak lain terutama Polres Kulonprogo untuk turut memantau kondisi yang ada. "Supaya keamanan dan kekondusifan wilayah benar-benar terjamin agar Pilkada sukses digelar.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.