Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Sejumlah tim penolong berusaha mencari korban yang belum berhasil diselamatkan, di Pantai Parangtritis, Kamis (7/12/2023). - Istimewa/SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis
Harianjogja.com, BANTUL—Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian satu orang korban terseret ombak di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, yang belum ditemukan sampai hari kedua ini.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis, M Arief Nugroho mentakan hari ini, Jumat (8/12/2023) pencarian korban dilanjutkan. "Ini barusan masuk dua unit jetski untuk mencari korban," katanya Jumat (8/12/2023).
Selain melakukan pencarian di laut, proses pencarian korban juga dilakukan dengan menyisir pantai. Sejauh ini diakuinya tidak ada kendala berarti yang ditemukan. "Tapi memang ombak rada tinggi. Semoga korban segera ditemukan," ucapnya.
Sebagaimana diketahi tiga pelajar MTs Muhammadiyah Surakarta terseret ombak di Pantai Parangritis, Kalurahan Prangtritis, Kretek, Kamis (7/12/2023) pagi. Dua korban berhasil diselamatkan, yakni ditia Sofyan Ansori, 14; dan Muhammad Adi Dwi Irawan, 14. Sementara satu orang masih dalam pencarian, yakni Muhammad Faizal Anwar, 14
BACA JUGA: Tiga Pelajar Terseret Arus Pantai Parangtritis, Satu Masih Dalam Pencarian
Arief Nugroho menceritakan kronologi kejadian ini bermula ketika korban bersama rombongan datang menggunakan bus ke Pantai Parangtritis pulul 09.30 WIB. “Jumlah rombongan 58 orang, 43 siswa dan 15 pendamping. Kemudian saat siswi putri berfoto bersama, beberapa siswa putra bermain air,” katanya
Beberapa siswa bermain air terlalu masuk ke laut, sehingga berada di wilayah palung. Saat itu lah ketiga korban terbawa arus ketengah dan tenggelam. “Petugas Satlinmas Rescue WIL III dan DitPolair Polda DIY langsung bergegas mengejar korban dengan berenang,” ungkapnya.
Dalam upaya penyelamatan ini, dua korban berhasil diselamatkan, yakni Aditia Sofyan Ansori dan Muhammad Adi Dwi Irawan. Sedangkan untuk korban Muhammad Faizal Anwar, tidak dapat dijangkau oleh tim penolong.
Korban yang belum berhasil diselamatkan tersebut saat ini masih dalam upaya pencarian. Tim penolong nencari dengan menyisir menggunakan papan surfing, menebar jaring gadog serta berkordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.