69 Warga Keracunan Nasi Boks Sleman, 1 Masih Rawat Inap
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan saat Matahari tenggelam di pemecah ombak Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, belum lama ini./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo sedang menyiapkan acara dalam menyambut libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Acara tersebut juga menjadi upaya Dispar menggenjot kunjungan wisatawan.
Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan jajarannya sudah menyiapkan rencana rangkaian acara di destinasi-destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.
“Kami berupaya menggenjot kunjungan wisatawan ketika libur Nataru. Ada delapan titik yang menjadi lokasi pagelaran acara nanti,” kata Joko ditemui di kantornya, Senin (11/12/2023).
Joko belum memberi tahu detail acara, namun dia menegaskan akan ada kolaborasi acara sport tourism, kesenian rakyat, dan konser musik. Delapan titik yang dia maksud antara lain Waduk Sermo, Goa Kiskendo, Suroloyo, Pantai Glagah dan Trisik, Kawasan Mangrove, Nglinggo, dan Tritis.
Mengacu pada target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dispar Kulonprogo berupaya mencapai target Rp5,2 miliar dalam satu tahun 2023.
“Desember ini kami selenggarakan. Ada lima kali kegiatan mulai dari tanggal 16 Desember. Kami optimis dapat menyedot banyak wisatawan,” katanya.
BACA JUGA: Gelar Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Banjaroya, Ini yang Diinginkan Pemkab Kulonprogo
Dia juga menyinggung mengenai mitigasi bencana di destinasi-destinasi wisata utamanya yang menjadi lokasi pagelaran acara terseut. Menurut Joko, potensi bencana telah dipetakan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).
Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Bidang Lalu Lintas Dishub Kulonprogo, Bekti Nurada mengatakan destinasi-destinasi wisata yang berada di Perbukitan Menoreh memiliki akses jalan sempit.
“Rambu-rambu juga kurang banyak termasuk kualitas jalan yang ada tidak begitu bagus seperi yang ke arah Kalibiru dan Pule Payung. Bus besar tidak bisa lewat ketika berpapasan,” kata Bekti.
Bekti menambahkan saat ini Dishub masih memetakan titik-titik untuk dipasang banner kewaspadaan kondisi jalan di destinasi wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keracunan nasi boks di Mlati Sleman sebabkan 69 warga sakit, satu masih dirawat inap dan diduga akibat kontaminasi makanan.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.