Konten Kreator Wajib Miliki NIB, Pemkab Sleman Siapkan Sosialisasi
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan saat Matahari tenggelam di pemecah ombak Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, belum lama ini./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo sedang menyiapkan acara dalam menyambut libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Acara tersebut juga menjadi upaya Dispar menggenjot kunjungan wisatawan.
Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito mengatakan jajarannya sudah menyiapkan rencana rangkaian acara di destinasi-destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo.
“Kami berupaya menggenjot kunjungan wisatawan ketika libur Nataru. Ada delapan titik yang menjadi lokasi pagelaran acara nanti,” kata Joko ditemui di kantornya, Senin (11/12/2023).
Joko belum memberi tahu detail acara, namun dia menegaskan akan ada kolaborasi acara sport tourism, kesenian rakyat, dan konser musik. Delapan titik yang dia maksud antara lain Waduk Sermo, Goa Kiskendo, Suroloyo, Pantai Glagah dan Trisik, Kawasan Mangrove, Nglinggo, dan Tritis.
Mengacu pada target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dispar Kulonprogo berupaya mencapai target Rp5,2 miliar dalam satu tahun 2023.
“Desember ini kami selenggarakan. Ada lima kali kegiatan mulai dari tanggal 16 Desember. Kami optimis dapat menyedot banyak wisatawan,” katanya.
BACA JUGA: Gelar Jelajah Ruang Menoreh Geoheritage Banjaroya, Ini yang Diinginkan Pemkab Kulonprogo
Dia juga menyinggung mengenai mitigasi bencana di destinasi-destinasi wisata utamanya yang menjadi lokasi pagelaran acara terseut. Menurut Joko, potensi bencana telah dipetakan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA).
Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Bidang Lalu Lintas Dishub Kulonprogo, Bekti Nurada mengatakan destinasi-destinasi wisata yang berada di Perbukitan Menoreh memiliki akses jalan sempit.
“Rambu-rambu juga kurang banyak termasuk kualitas jalan yang ada tidak begitu bagus seperi yang ke arah Kalibiru dan Pule Payung. Bus besar tidak bisa lewat ketika berpapasan,” kata Bekti.
Bekti menambahkan saat ini Dishub masih memetakan titik-titik untuk dipasang banner kewaspadaan kondisi jalan di destinasi wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMPTSP Sleman siapkan NIB untuk konten kreator usai KBLI 2025, dorong legalitas usaha ekonomi digital.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.