Pengelola Jip Wisata Sudah Kebanjiran Order Jelang Libur Nataru, 1.000 Kendaraan Disiapkan

Jumali
Jumali Selasa, 12 Desember 2023 11:37 WIB
Pengelola Jip Wisata Sudah Kebanjiran Order Jelang Libur Nataru, 1.000 Kendaraan Disiapkan

Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pengelola jip wisata lereng Gunung Merapi memastikan telah mendapatkan pemesanan  dari wisatawan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Pemesanan sudah mulai dilakukan sejak awal Desember dan diperkirakan akan terus meningkat saat libur Nataru.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Sisi Barat, Dardiri mengatakan, pihaknya mencatat ada sekitar lima pesanan yang telah masuk pada awal Desember 2023. Jumlah itu, akan terus meningkat hingga awal Januari 2024.

Untuk itu,sejumlah pesiapan pun telah dilakukan oleh pengelola jip wisata, salah satunya adalah pengecekan kondisi armada yang akan digunakan.

"Pengecekan telah kami lakukan. Kami libatkan dari berbagi pihak, seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian hingga Dinas Pariwisata," kata Dardiri, Selasa (12/12/2023).

Menurut Dardiri, pengecekan kondisi armada sangat penting untuk memastikan jip yang nantinya dioperasionalkan laik dan wisatawan aman saat menggunakan armada tersebut. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPPTKG terkait dengan kondisi dan aktivitas Gunung Merapi.

BACA JUGA: Dinas Kesehatan Bantul Temukan 3 Kasus Baru Covid-19, Antisipasi Ditingkatkan pada Libur Nataru

Selain itu juga disiapkan  jalur aman sesuai dengan rekomendasi dari BPPTKG dan BPBD Sleman. Di samping itu, ada pembekalan kepada pemandu.

"Agar dapat lebih edukasi tentang keselamatan terhadap para wisatawan dan mencegah adanya kecelakaan. Kami juga sudah kondisi jalur yang digunakan serta membekali setiap pemandu dengan HT," kata Dardiri.

Dardiri menambahkan, jelang libur Nataru ada sebanyak 1.000 armada lebih yang siap untuk dioperasionalkan. Selain itu,pihaknya juga tidak melakukan perubahan harga untuk paket yang ditawarkan ke wisatawan. "Enggak kenaikan harga. Paket yang kami tawarkan mulai dari Rp400.000 sampai Rp800.000," katanya.

Kepala Dispar Sleman Ishadi Zayid mengatakan telah mengumpulkan dan memberikan penjelasan terkait antisipasi bencana hidrometrologi kepada pelaku wisata di lereng Merapi. Dalam kegiatan itu, pihaknya mengingatkan mengenai antisipasi bencana hidrometrologi.

"Karena destinasi di lereng Gunung Merapi ini potensial terkena dampaknya. Untuk itu perlu mitigasi. Kami minta pengelola agar selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan wisatawan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online