3 Cara ChatGPT Work Bantu UMKM Atur Prioritas, Konten, hingga Laporan
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pengelola jip wisata lereng Gunung Merapi memastikan telah mendapatkan pemesanan dari wisatawan jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Pemesanan sudah mulai dilakukan sejak awal Desember dan diperkirakan akan terus meningkat saat libur Nataru.
Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM) Sisi Barat, Dardiri mengatakan, pihaknya mencatat ada sekitar lima pesanan yang telah masuk pada awal Desember 2023. Jumlah itu, akan terus meningkat hingga awal Januari 2024.
Untuk itu,sejumlah pesiapan pun telah dilakukan oleh pengelola jip wisata, salah satunya adalah pengecekan kondisi armada yang akan digunakan.
"Pengecekan telah kami lakukan. Kami libatkan dari berbagi pihak, seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian hingga Dinas Pariwisata," kata Dardiri, Selasa (12/12/2023).
Menurut Dardiri, pengecekan kondisi armada sangat penting untuk memastikan jip yang nantinya dioperasionalkan laik dan wisatawan aman saat menggunakan armada tersebut. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPPTKG terkait dengan kondisi dan aktivitas Gunung Merapi.
Selain itu juga disiapkan jalur aman sesuai dengan rekomendasi dari BPPTKG dan BPBD Sleman. Di samping itu, ada pembekalan kepada pemandu.
"Agar dapat lebih edukasi tentang keselamatan terhadap para wisatawan dan mencegah adanya kecelakaan. Kami juga sudah kondisi jalur yang digunakan serta membekali setiap pemandu dengan HT," kata Dardiri.
Dardiri menambahkan, jelang libur Nataru ada sebanyak 1.000 armada lebih yang siap untuk dioperasionalkan. Selain itu,pihaknya juga tidak melakukan perubahan harga untuk paket yang ditawarkan ke wisatawan. "Enggak kenaikan harga. Paket yang kami tawarkan mulai dari Rp400.000 sampai Rp800.000," katanya.
Kepala Dispar Sleman Ishadi Zayid mengatakan telah mengumpulkan dan memberikan penjelasan terkait antisipasi bencana hidrometrologi kepada pelaku wisata di lereng Merapi. Dalam kegiatan itu, pihaknya mengingatkan mengenai antisipasi bencana hidrometrologi.
"Karena destinasi di lereng Gunung Merapi ini potensial terkena dampaknya. Untuk itu perlu mitigasi. Kami minta pengelola agar selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan wisatawan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian