DPRD Sleman Minta 26 Bakal Calon Lurah PAW Patuhi Aturan
Sebanyak 26 orang mendaftar Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. DPRD meminta proses seleksi sesuai aturan dan menyoroti pengelolaan TKD.
Ilustrasi pegawai pemerintah./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulonprogo meminta agar peserta seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama mewaspadai calo atau orang yang menjanjikan lolos dengan imbalan uang.
Kepala Kankemenag Kulonprogo, Wahib Jamil mengatakan seleksi CPPPK Kementerian Agama dilaksanakan dengan prinsip bersih dan transparan.
Sebab itu, dia menegaskan apabila ada pihak-pihak tertentu yang menghubungi peserta dan menjanjikan dapat meloloskan maka hal tersebut dipastikan sebuah penipuan.
Wahib menjelaskan semua tahapan dilaksanakan dengan sistem computer assisted test (CAT) dan terpusat. Sebab itu tidak dapat dilakukan rekayasa.
Kakanwil Kemenag DIY, Masmin Afif mengatakan ujian Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) CPPPK Kemenag merupakan upaya untuk mengetahui sejauh mana peserta dalam memahami konsep moderasi beragama.
“Dengan memahami konsep moderasi beragama secara baik maka akan menciptakan kehidupan beragama yang harmonis, penuh toleransi, dan kedamaian. Walaupun berbeda suku, budaya, agama, dan tradisi, tetapi tetap bersatu teguh, hidup berdampingan dengan damai,” kata Masmin.
BACA JUGA: Belum Ada Pengumuman Tapi Belasan Pelamar P3K di Gunungkidul Dinyatakan Tak Lolos, Ini Penyebabnya
Ketua Panita Seleksi CPPPK Kulonprogo, Saeful Hadi mengatakan total ada 145 peserta yang mengikuti seleksi di MAN 2 Kulonprogo, Selasa. Dari jumlah tersebut, enam orang tidak hadir.
“Kegiatan ujian yang dilakukan sebanyak tiga sesi, berjalan dengan lancar tanpa kendala. Semoga dengan ujian ini nantinya mampu mencetak ASN yang berdedikasi tinggi dan berkualitas,” kata Saeful.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 26 orang mendaftar Pilur PAW di lima kalurahan Sleman. DPRD meminta proses seleksi sesuai aturan dan menyoroti pengelolaan TKD.
SEMA UGM membantah klaim Polda DIY soal spicy spray dalam aksi mahasiswa. Cairan disebut antasida untuk penanganan paparan gas air mata.
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Cara mencari KPK dapat dilakukan dengan daftar kelipatan, faktorisasi prima, dan tabel sengkedan. Simak langkah dan contoh lengkapnya.
Pemkot Jogja memperkenalkan Jogja Learning Wallet untuk mengintegrasikan pengembangan kompetensi ASN berbasis data.
Trans Sembada Sleman disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat perubahan mobilitas setelah jalan tol beroperasi.