11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Ilustrasi pegawai pemerintah./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulonprogo meminta agar peserta seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama mewaspadai calo atau orang yang menjanjikan lolos dengan imbalan uang.
Kepala Kankemenag Kulonprogo, Wahib Jamil mengatakan seleksi CPPPK Kementerian Agama dilaksanakan dengan prinsip bersih dan transparan.
Sebab itu, dia menegaskan apabila ada pihak-pihak tertentu yang menghubungi peserta dan menjanjikan dapat meloloskan maka hal tersebut dipastikan sebuah penipuan.
Wahib menjelaskan semua tahapan dilaksanakan dengan sistem computer assisted test (CAT) dan terpusat. Sebab itu tidak dapat dilakukan rekayasa.
Kakanwil Kemenag DIY, Masmin Afif mengatakan ujian Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKTT) CPPPK Kemenag merupakan upaya untuk mengetahui sejauh mana peserta dalam memahami konsep moderasi beragama.
“Dengan memahami konsep moderasi beragama secara baik maka akan menciptakan kehidupan beragama yang harmonis, penuh toleransi, dan kedamaian. Walaupun berbeda suku, budaya, agama, dan tradisi, tetapi tetap bersatu teguh, hidup berdampingan dengan damai,” kata Masmin.
BACA JUGA: Belum Ada Pengumuman Tapi Belasan Pelamar P3K di Gunungkidul Dinyatakan Tak Lolos, Ini Penyebabnya
Ketua Panita Seleksi CPPPK Kulonprogo, Saeful Hadi mengatakan total ada 145 peserta yang mengikuti seleksi di MAN 2 Kulonprogo, Selasa. Dari jumlah tersebut, enam orang tidak hadir.
“Kegiatan ujian yang dilakukan sebanyak tiga sesi, berjalan dengan lancar tanpa kendala. Semoga dengan ujian ini nantinya mampu mencetak ASN yang berdedikasi tinggi dan berkualitas,” kata Saeful.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.