Gelar Pertemuan di Jogja, Komunitas Alumni HMI Tentukan Sikap Politik

Sunartono
Sunartono Minggu, 17 Desember 2023 05:47 WIB
Gelar Pertemuan di Jogja, Komunitas Alumni HMI Tentukan Sikap Politik

Komunitas Alumni HMI  seluruh Indonesia menggelar pertemuan di Hotel Grand Rohan Jogja, Sabtu (16/12/2023). Mereka mendiskusikan tentang demokrasi dan pemilu. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas Alumni HMI  seluruh Indonesia menggelar pertemuan di Hotel Grand Rohan Jogja, Sabtu (16/12/2023). Mereka mendiskusikan tentang demokrasi dan pemilu.

Ketua Panitia Acara, Rochmiyati menjelaskan komunitas alumni HMI yang hadir dalam pertemuan itu berasal dari berbagai provinsi di Indonesia dan aktif dari tahun 1970, 1980, dan 1990. Dalam pertemuan itu mendiskusikan tentang demokrasi dan pemilu dan berintegritas. Ia merasa para alumni HMI memiliki tanggungjawab moral terhadap kepemimpinan nasional.  

BACA JUGA : HMI Cabang Yogyakarta Punya Pengurus Baru

“Kami memiliki sikap dalam memilih pemimpin di Pemilu yang dilandasi bukan karena faktor kepentingan sesaat. Tetapi memiliki pertimbangan yang bisa memberikan kebaikan untuk masyarakat bangsa Indonesia. Oleh karena itu mendiskusikan, sikap dalam peilu sebagian besar tidak didasarkan dengan memilih dengan cerdas,” katanya.

Ia berharap KPU yang diberikan wewenang untuk menyelenggarakan Pemilu bisa menjalankannya secara profesional sehingga memberikan hasil berkualitas. Ketika pemilih cerdas dan pelaksana pemilu menyelenggarakan secara profesional dan berkualitas maka akan menghasilkan pemimpin dan anggota legislatif yang berintegritas.

“Kami sangat prihatin hancurnya karakter anggota legislatif kita, kalau dipersentasekan lebih dari 50 persen memprihatinkan, kami di alumni HMI memberikan perhatian serius terhadap masalah,” ujarnya.

BACA JUGA : Guru Besar dan Doktor Alumni HMI Bikin Petisi Dukung Mahfud MD

Komunitas alumni HMI memberikan sejumlah kriteria dalam memilih pemimpin di 2024, di antaranya harus memiliki sifat shidiq, amanah, tabligh dan fatonah. Ditanya terkait Capres Cawapres yang memenuhi kriteria tersebut, Rochmiyati tidak menampik bahwa sosok tersebut ada di Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Meski demikian, komunitas ini tidak akan melakukan gerilya melakukan pemenangan.

“Lebih memberikan keteladanan tidak bergerak secara nyata tetapi inspirasi sikap moral untuk menjadi manusia Indonesia yang baik, warga negara cerdas dalam menghadapi Pemilu, menggunakan hak pilih sebaik-baiknya. Tentu kita berharap arahnya ke sana dengan persyaratan tadi, memilih dengan penuh kesadaran bukan karena kepentingan sesaat,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online