Libur Nataru, Lonjakan Harga Tiga Komoditas di Sleman Ini Perlu Diwaspadai

Triyo Handoko
Triyo Handoko Minggu, 17 Desember 2023 18:07 WIB
Libur Nataru, Lonjakan Harga Tiga Komoditas di Sleman Ini Perlu Diwaspadai

Pedagang cabai di Pasar Sleman, Rabu (31/8/2022)./Anisatul Umah-Harian Jogja

Harianjogja.com, SLEMAN—Stok bahan pangan di Sleman untuk massa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dipastikan aman dan tersedia dengan baik.

Meski begitu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman memprediksi tetap ada kenaikan harga, terutama pada tiga komoditas, yakni telur, daging ayam, dan cabai rawit.

“Berdasarkan pendataan yang sudah dilakukan di beberapa titik pasar tradisional dan pertokoan modern kami yakin stok bahan pangan mencukupi selama libur Nataru ini,” Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Disperindag Sleman, Kurnia Astuti Minggu, (17/12/2023).

Stok bahan pangan yang dijamin tersedia itu, jelas Kurnia, mestinya membuat masyarkat tenang. “Tidak perlu panik, berbelanja sesuai kebutuhan saja karena stok terjamin ada tidak perlu memborong-borong,” terangnya.

Perilaku panic buying justru akan merugikan masyarakat sendiri, lanjut Kurnia, dimana misalnya dapat menyebabkan kenaikan harga. “Perlu juga diwaspadai kenaikan harga pada beberapa komoditas, tetapi tetap tidak udah panik dan tetap tenang saja,” ujarnya.

Beberapa komoditas yang diprediksi mengalami kenaikan harga itu antara lain daging ayam, telur ayam, dan cabai. “Tiga komoditasi itu selama ini ada kecenderungan naik, tapi kenaikannya tetap tidak yang melonjak beberapa kali lipat. Kenaikan yang masih normal,” jelasnya.

Tiga komoditas yang diprediksi naik harga itu, rinci Karunia, sekarang di kisaran harga Rp25.812 untuk telur per kilogramnya dan Rp38.875 untuk daging ayam per kilogramnya. Sedangkan cabai rawit merah mencapai Rp79.624 perkilogramnya dan cabai rawit hijau Rp54.125 per kilogramnya.

Selain itu mengingat intensitas hujan akan semakin tinggi, menurut Karunia, beberapa komoditas sayuran diprediksi akan naik. “Kenaikannya karena hujan tinggi maka stok akan mengecil dari petaninya, secara detail belum diketahui masih terus kami pantau. Sementara ini stok masih aman,” tandsanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online