Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Tim melakukan evakuasi dan pengecekan kesehatan kepada EAR seorang WNA yang hilang di Kaliurang. /Istimewa-Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah VII Kaliurang
Harianjogja.com, SLEMAN—Warga Negara Asing (WNA) asal Finlandia, EAR yang sempat hilang di Kaliurang berhasil ditemukan dalam kondisi lemas. Hilang selama lebih dari 18 jam, begini kronologi lengkap hilangnya EAR hingga akhirnya dievakuasi oleh tim pencari.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah VII Kaliurang, Kiswanta menceritakan EAR pertama kali dilaporkan hilang pada Senin (25/12/2023) oleh istrinya sekitar pukul 17.00 WIB. Dari informasi awal yang diterima tim, EAR sudah lama berdomisili di Indonesia dan tinggal di Sedayu. Ia bersama istrinya yang merupakan warga Indonesia tengah melakukan wisata ke Kaliurang.
"Beliau berdua berwisata ke Kaliurang dan menggunakan jasa wisata jip wisata bersama istrinya. Muter-muter sampai ke Batu Alien sampai Kaliadem sana, kemudian balik lagi ke Kaliurang," terang Kiswanta pada Selasa (26/12/2023).
BACA JUGA : Hilang Semalaman di Kaliurang, Turis Asing Ditemukan Lemas di Tlogo Nirmolo
Setelah balik ke Kaliurang, keduanya minta diturunkan di area retribusi Kaliurang. Pasalnya sang istri ingin memesan jasa ojek online untuk pulang dan area tersebut dirasa sudah cukup mudah untuk mencari sinyal.
"Di pintu retribusi beliau turun di sana dengan tujuan untuk pesan ojek online. Di saat istrinya memesan ojek online si EAR itu jalan ke utara. Katanya mau kembali ke Batu Alien," katanya.
Sang istri yang mendengar perkataan suaminya lantas berusaha memanggil EAR. Namun EAR yang tak menghiraukan panggilan istrinya dan terus berjalan ke arah utara.
"Jalan terus ke arah Kaliurang sama istri dikejar tidak ketemu. Akhirnya istrinya mampir Pos SAR kaliurang menginformasikan terkait itu," ujarnya.
Tim yang memperoleh informasi tersebut bergegas melakukan pencarian. Penelusuran yang dilakukan hingga pukul 21.00 WIB tak membuahkan hasil. Padahal tim telah menyisir area seputar Kaliurang.
"Beberapa info masyarakat sudah kita tindak lanjuti, sampai malam itu tidak diketahui [keberadaan EAR]. Akhirnya teman-teman kita geser ke Cangkringan karena informasi kemarin ke Batu Alien," ucapnya.
Pencarian dilakukan di Batu Alien, Bunker Kaliadem hingga seputaran Cangkringan. Namun belum ada tanda-tanda keberadaan EAR. "Sampai pagi tadi hasilnya nihil belum ada info masuk. Teman-teman kembali sambil bertugas sisir-sisir Kaliurang," katanya.
Titik terang baru didapatkan oleh tim sekitar pukul 12.43 WIB pada Selasa (26/12/2023). Tim mendapatkan informasi bila ada pengunjung yang melihat EAR di Omah Putih Tlogo Nirmolo. "Beliau [EAR] sedang tiduran di rumput. Kami kirim personil untuk cek ternyata benar," ucapnya.
BACA JUGA : 2023 Belum Juga Usai, Angka Kunjungan Wisata di Sleman Sudah Lampaui Target
Saat dievakuasi, kondisi EAR kata Kiswanta cukup sehat hanya saja terlihat lemas lantaran mungkin tidak mengonsumsi apa-apa selama hilang. EAR juga tidak membawa bekal saat pergi. "Dibawa pos kita cek kesehatan, kita kasih minum, kasih makan terus sekarang sudah bisa komunikasi dengan lancar," ujarnya.
Kiswanta mengimbau kepada wisatawan untuk mematuhi imbauan petugas. Khususnya pada lokasi-lokasi yang dirasa membahayakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
DPR mendukung audit forensik pengelolaan keuangan haji dan menyoroti transparansi dana haji serta skema BPIH 2027.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.
Kejagung menyiapkan 34 jaksa untuk menuntut eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk sejumlah jaksa berpengalaman di KPK.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan memperkuat hak pekerja, prinsip nondiskriminasi, sertifikasi kompetensi, serta melarang penahanan ijazah.