10 Bulan, Kasus Diare di Jogja Tembus 15.086, Ngampilan Paling Padat
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Salah satu sudut pengembangan kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Gunungkidul meningkat sejak 2022. Pada tahun ini, sampai November 2023, kunjungan wisman mencapai 3.512 orang.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan kunjungan wisman pada 2022 mencapai 709 orang. Sedangkan pada 2023 sampai November 2023 mencapai 3.512 orang. “Kenaikan tersebut disebabkan karena situasi. Dulu masyarakat masih berupaya bangkit dari Covid-19,” kata Windu, Rabu (27/12/2023).
Windu menambahkan kunjungan wisman terbanyak di 2022 terjadi pada Desember dengan jumlah 188 orang. Sedangkan tahun ini, kunjungan wisman paling banyak saat Oktober dengan jumlah 565 orang.
Apabila melihat total wisatawan, baik wisman maupun wisatawan domestik, pada 2022 ada kunjungan sebanyak 3.106.772 orang, sementara tahun ini ada 2.968.213 orang.
Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama Pariwisata Dispar Gunungkidul, Emy Nur Aini mengatakan kunjungan wisman di Gunungkidul tidak terlepas dari penghargaan internasional yang diterima Bumi Handayani.
“Tahun ini, kami kembali mendapat Green Card dari UNESCO untuk Geopark Gunung Sewu. Jadi pengakuan internasional sudah ada dua, satunya UNWTO [United Nation World Tourism Organization] untuk Desa Wisata Nglanggeran,” kata Emy.
Emy menambahkan, pada 2024, Pemkab Gunungkidul terus berupaya menarik wisman melalui kerja sama dengan Geopark Langkawi Malaysia. Kerja sama tersebut telah dimulai sejak September 2023 sampai lima tahun ke depan. “Kami berharap wisatawan asal Malaysia dapat datang ke Indonesia. Biasanya mereka pergi ke Nglanggeran, Goa Jomblang, dan Pantai Timang,” katanya.
Emy menjelaskan Pemkab akan menggelar acara Geopark Night Specta (GNS) pada Juni 2024. Selain seminar, GNS juga akan menampilkan geo product yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul seperti topeng dan cokelat.
“Konsepnya nanti ada seminar nasional, bazar UMKM untuk menampilkan geo product milik Gunungkidul. Ada mini-stage juga dengan artis dan penari. Hal yang penting ada juga sosialisasi geopark. Parade reog juga ada,,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu, 28 Oktober 2026. Ada enam keberangkatan tiap arah dengan tarif Rp12.000.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, lengkap dengan jam keberangkatan, lima pilihan tujuan, dan tarif Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 28 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 28 Oktober 2026 untuk layanan reguler dan Xpress, lengkap dengan waktu keberangkatan dari Jogja dan bandara.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.