Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Suasana Terminal Jombor, Kamis (28/12/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah penumpang di Terminal Jombor mengalami kenaikan 30% selama libur akhir tahun ini. Diprediksi puncak arus balik terjadi pada Selasa (2/1/2024).
Kepala Unit Pelaksana Teknis, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Agnes Dhianny Indria Sari mengatakan libur akhir tahun memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan penumpang di Terminal Jombor. Di waktu normal, jumlah penumpang dengan tujuan Jakarta maupun ke Pulau Sumatra di kisaran 200-300 orang per harinya.
Kendati demikian, lanjut dia, mulai libur natal, ada lonjakan signifikan dengan penumpang sebanyak 400an orang per harinya. “Memang ada lonjakan yang signifikan kisaran 25-30 persen dibandingkan hari biasa,” katanya.
Agnes mengungkapkan, meski ada kenaikan, tetapi akses keluar masuk bus berjalan dengan lancar. Hingga sekarang, juga tidak ada penumpang yang terlantar. “Masih ada penambahan dikarenakan puncak arus balik baru terjadi pada 2 Januari 2024,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana. Menurut dia, akses bus AKAP masih lancar dikarenakan berjalan dengan baik. “Setiap harinya ada sekitar 25-33 bus yang berangkat dari terminal Jombor untuk tujuan luar DIY,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan libur akhir tahun masih berjalan dengan lancar dikarenakan tidak sampai adanya kemacetan. “Masih terkondisi dengan baik, tapi kami tetap bersiaga,” katanya.
Salah seorang sopir PO Putra Remaja jurusan Jambi, Tulus mengatakan kenaikan penumpang sudah terlihat sejak beberapa minggu lalu. Ia mencontohkah, di hari biasa hanya membawa 20 penumpang dari Terminal Jombor, tetapi sekarang satu bus bisa penuh dengan membawa 32 penumpang. “Kapasitasnya memang hanya 32 orang dan ini bisa penuh,” katanya.
BACA JUGA: Libur Nataru, Jumlah Penumpang Terminal Jombor Meningkat Tiga Kali Lipat
Menurut dia, untuk bisa sampai ke Jambi membutuhkan perjalanan dua hari dua malam. Di setiap armada terdapat dua orang sopir sehingga bisa saling bergantian pada saat di jalanan. “Kalau capai , ya gantian. Sebab, sudah disiapkan sopir cadangan saat dalam perjalanan,” katanya.
Meski ada peningkatan penumpang, ia mengakui untuk tiket masih normal di kisaran Rp750.000-800.000 per orangnya. “Harga rata-rata ke Jambi sebesar itu dan tidak ada kenaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.