Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Suasana Terminal Jombor, Kamis (28/12/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah penumpang di Terminal Jombor mengalami kenaikan 30% selama libur akhir tahun ini. Diprediksi puncak arus balik terjadi pada Selasa (2/1/2024).
Kepala Unit Pelaksana Teknis, Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Agnes Dhianny Indria Sari mengatakan libur akhir tahun memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan penumpang di Terminal Jombor. Di waktu normal, jumlah penumpang dengan tujuan Jakarta maupun ke Pulau Sumatra di kisaran 200-300 orang per harinya.
Kendati demikian, lanjut dia, mulai libur natal, ada lonjakan signifikan dengan penumpang sebanyak 400an orang per harinya. “Memang ada lonjakan yang signifikan kisaran 25-30 persen dibandingkan hari biasa,” katanya.
Agnes mengungkapkan, meski ada kenaikan, tetapi akses keluar masuk bus berjalan dengan lancar. Hingga sekarang, juga tidak ada penumpang yang terlantar. “Masih ada penambahan dikarenakan puncak arus balik baru terjadi pada 2 Januari 2024,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana. Menurut dia, akses bus AKAP masih lancar dikarenakan berjalan dengan baik. “Setiap harinya ada sekitar 25-33 bus yang berangkat dari terminal Jombor untuk tujuan luar DIY,” katanya.
Menurut dia, pelaksanaan libur akhir tahun masih berjalan dengan lancar dikarenakan tidak sampai adanya kemacetan. “Masih terkondisi dengan baik, tapi kami tetap bersiaga,” katanya.
Salah seorang sopir PO Putra Remaja jurusan Jambi, Tulus mengatakan kenaikan penumpang sudah terlihat sejak beberapa minggu lalu. Ia mencontohkah, di hari biasa hanya membawa 20 penumpang dari Terminal Jombor, tetapi sekarang satu bus bisa penuh dengan membawa 32 penumpang. “Kapasitasnya memang hanya 32 orang dan ini bisa penuh,” katanya.
BACA JUGA: Libur Nataru, Jumlah Penumpang Terminal Jombor Meningkat Tiga Kali Lipat
Menurut dia, untuk bisa sampai ke Jambi membutuhkan perjalanan dua hari dua malam. Di setiap armada terdapat dua orang sopir sehingga bisa saling bergantian pada saat di jalanan. “Kalau capai , ya gantian. Sebab, sudah disiapkan sopir cadangan saat dalam perjalanan,” katanya.
Meski ada peningkatan penumpang, ia mengakui untuk tiket masih normal di kisaran Rp750.000-800.000 per orangnya. “Harga rata-rata ke Jambi sebesar itu dan tidak ada kenaikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.