Polisi Dalami Fakta Rumah Api Seyegan, Penyelidikan Masih Berjalan
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
Aktivitas pemadatan timbunan area Simping sta 57+600./Istimewa -- PT. Adhi Karya
Harianjogja.com, SLEMAN—Meski hampir menyentuh angka 70%, pembebasan lahan di kawasan pembangun tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Trihanggo-Junction Sleman masih membutuhkan akselerasi.
Humas PT. Adhi Karya Pembangun Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan pembebasan lahan di ruas tol Trihanggo-Junction Sleman di kawasan Tirtoadi hampir menyentuh angka 70%. Dari total 398.978 meter persegi lahan yang dibutuhkan, sebanyak 69,08% atau setara 275.622 meter persegi telah dibebaskan.
"Sudah 70 persen, semoga nanti Minggu depan ini ada lagi [pembebasan]. Semoga nanti tambah lagi," terang Agung pada Rabu (2/1/2024).
BACA JUGA: Berikut Progres Pembangunan Tol Jogja Solo di Atas Ring Road
Kendati demikian masih ada 123.356 meter persegi lahan yang masih belum bebas. Bobotnya mencapai 30,92% dari total kebutuhan lahan penggarapan tol Jogja-Solo ruas Trihanggo-Junction Sleman.
Ikhwal masih banyaknya lahan yang belum bebas ini, ada beragam sebab yang membuat pembebasan lahan tersendat. Persoalan administrasi hingga waris masih menjadi penghambat dalam proses pembebasan lahan.
"Administrasi, ada masalah waris, kemudian ada yang di dalam tanggungan bank. Kemudian masih ada kesalahan administrasi, misalnya masih Letter C jadi harus dikonversi dulu jadi sertifikat," jelas Agung.
Secara umum dari 13 Padukuhan terdampak tol yang tersebar di Tirtoadi, Tlogoadi dan Trihanggo, sebanyak 11 Padukuhan pembebasan lahannya telah tembus di atas angka 50%. Kebanyakan berkisar di angka 70%.
Bahkan wilayah Sanggrahan dan Sendari di Tirtoadi menjadi dua wilayah yang pembebasannya mencapai angka 100% atau dengan kata lain telah rampung. Disusul wilayah Gombang, Tirtoadi yang pembebasan lahannya mencapai 89,2%; Kaweden, Tirtoadi 80,7% dan Ngawen, Trihanggo yang sudah mencapai 79,4%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.
6 penyebab notifikasi WhatsApp telat masuk: koneksi bermasalah, notifikasi mati, data latar belakang, mode Jangan Ganggu, aplikasi usang, dan perlu restart.
Gelombang panas ekstrem di Perancis tewaskan 2.025 orang dalam sepekan. Suhu 40°C, rumah sakit penuh, kamar mayat kewalahan. Krisis iklim semakin nyata.
Brasil tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia. Ancelotti sebut ini awal siklus baru, bukan akhir
Tiga pemain Norwegia di Piala Dunia 2026 ternyata merupakan putra anggota skuad Norwegia pada Piala Dunia 1994. Kisah lintas generasi menarik perhatian dunia.
KPK mengungkap Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah melaporkan penolakan gratifikasi usai OTT Kuansing. Laporan kini sedang diverifikasi.