Rekor Bersejarah Meksiko di Piala Dunia 2026, Bisakah Jadi Juara?
Meksiko mencetak rekor sempurna di fase grup Piala Dunia 2026 dengan tiga kemenangan dan tanpa kebobolan. Bisakah El Tri mengakhiri kutukan sejarah?
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Polemik rencana pembangunan TPST Sedayu di Dukuh Dingkikan dan Kepek, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu rampung. Warga Dingkikan yang semula belum menyetujui pembangunan TPST, kini sudah mulai bersedia membuka diri.
"Karena dijanjikan tidak akan ada dampak buruk untuk masyarakat. Malah akan dijanjikan dibangunkan sejumlah infrastruktur untuk Padukuhan Dingkikan. Maka kami, masyarakat Dingkikan tidak ada alasan lagi bagi kami untuk menolak," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Argodadi, Muhammad Hisyam seusai pertemuan tertutup dengan Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (16/1/2024) siang.
Hanya saja, untuk lebih memantapkan dukungan warga, Hisyam mengaku pihaknya masih menunggu sosialisasi detail dari pihak Pemkab ke warga Dingkikan.
Hisyam juga menyatakan pihaknya sejak awal bukan menolak tapi masih keberatan karena ditakutkan ada dampak yang membahayakan masyarakat sekitar. "Tetapi setelah mendapatkan penjelasan, ternyata tidak ada dampak yang membahayakan," jelasnya.
Mengenai infrastruktur yang dijanjikan akan dibangun di Dingkikan, Hisyam menyebut tidak hanya pembangunan jalan, tetapi juga drainase. "Termasuk juga bantuan untuk RTLH [Rumah Tidak Layak Huni]. Untuk tenaga kerja di TPST, kami juga dijanjikan warga akan dilibatkan," imbuh Hisyam.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan jika sosialisasi untuk pembangunan TPST Sedayu telah dilakukan Pemkab beberapa waktu lalu. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperjelas lebih lagi.
"Lalu saya sampaikan, sejak rencana pembangunan TPST terintegrasi. Artinya TPST ini diintegrasikan dengan pembangunan di sekitar dusun yang terdampak. Dan, TPST itu nanti bukan Tempat Pembuangan Akhir [TPA], tapi industri pengolahan sampah baik organik maupun nonorganik," terang Halim.
Karena itu adalah TPST, ungkap Halim ditempat tersebut ada pemilahan dan pengolahan sampah. Sehingga setiap hari ada 30 ton yang akan diolah menjadi bahan baku sektor industri dan pertanian. Sampah organik akan jadi pupuk, untuk nonorganik akan jadi bahan baku untuk industri lanjutan. "Jadi ini bukan tempat pembuangan sampah. Kami jamin polusi itu akan kami tekan sekecil mungkin tidak akan menimbulkan bau," kata Halim.
BACA JUGA: Rencana Pembangunan TPST di Sedayu, Warga Minta Sosialisasi Ulang
Karena TPST akan dibangun di Dusun Dingkikan dan Kepek, maka papar Halim, pemkab juga akan membangun infrastruktur di kedua dusun tersebut. Pemkab juga mendata infrastruktur yang ada. Pemkab akan memperbaiki infrasruktur baik jalan, bangunan maupun fasilitas umum yang ada di dua dusun tersebut. "Termasuk pemasangan lampu penerangan jalan. TK PKK 26 nanti juga akan kami perbaiki. Nanti juga kami prioritaskan masyarakat sekitar untuk bekerja di instalasi TPST," ucap Halim.
Menurut Halim, setelah dijelaskan mengenai apa yang akan dilakukan oleh Pemkab, perwakilan warga Dingkikan yang datang untuk audiensi akhirnya memahami dan menerima. "Karena masalah sampah juga harus selesai pada 2025," ucap Halim.
Lebih lanjut Halim juga mengungkapkan jika TPST Dingkikan akan dibangun menggunakan APBD Bantul dengan anggaran Rp20 miliar dan ditargetkan selesai akhir 2024. Nantinya TPST Dingkikan akan menggunakan teknologi refuse derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara, sama seperti yang digunakan oleh TPST Tamanmartani, Kalasan, Sleman. "Nantinya hasil RDF akan diambil oleh pabrik di Cilacap,"ungkap Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meksiko mencetak rekor sempurna di fase grup Piala Dunia 2026 dengan tiga kemenangan dan tanpa kebobolan. Bisakah El Tri mengakhiri kutukan sejarah?
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.