Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman mencatata hingga Minggu (21/1/) terdapat 19.763 warga atau masyarakat dari luar daerah yang melakukan pindah memilih ke Sleman pada Pemilu 2024.
"Setelah layanan pindah memilih ditutup pada 15 Januari, pendataan yang telah kami lakukan hingga Minggu (21/1), terdata ada 19.763 yang mengajukan pindah memilih di Sleman," kata Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi di Sleman, Senin (22/1/2024)
Menurut dia, pihaknya masih terus melakukan pendataan (input data) warga luar daerah yang mengurus pindah memilih ke Sleman mulai dari yang mengurus di tingkat PPS, PPK dan KPU Sleman.
"Ada kemungkinan jumlahnya masih bisa bertambah, karena pendataan masih kami lakukan," katanya.
Ia mengatakan, dari jumlah tersebut mayoritas warga yang mengurus pindah memilih ke Sleman merupakan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
"Mayoritas merupakan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta dan Sleman yang mengajukan pindah memilih," katanya.
BACA JUGA: Cerita Perantau di Jogja saat Mengurus Pindah Memilih
Ahmad Baehaqi mengatakan, setelah pendaftaran layanan pindah memilih ditutup pada 15 Januari 2024, maka sudah tidak ada lagi layanan untuk pindah memilih.
"Layanan pengurusan pindah memilih sampai 7 Februari 2024 hanya untuk empat kategori, yakni pemilih yang sakit di rumah sakit, pemilih yang tertimpa bencana, pemilih yang menjadi tahanan serta pemilih yang bertugas saat pemungutan suara," katanya.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar menyebutkan bahwa masyarakat yang mendaftar DPTb di Sleman cukup banyak.
"Terlebih di hari terakhir kemarin, pada 15 Januari 2024. Mayoritas mahasiswa. Diperkirakan jumlah totalnya hampir sama dengan jumlah pemilih DPTb Pemiku 2019, antara 20 ribu hingga 30 ribu pemilih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.