Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana evakuasi pohon tumbang yang merobohkan kandang ternak di Kalurahan Kembang, Naggulan pada Selasa (23/1/2023) pagi./Istimewa Humas Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Angin kencang dampak dari Siklon Tropis Anggrek merobohkan sebuah pohon nangka milik warga Kalurahan Kembang, Nanggulan, Selasa (23/1/2023). Akibatnya, kandang ternak dan dapur warga rusak tertimpa pohon tersebut.
Kejadian pohon tumbang itu sekitar pukul 03.00 WIB. Kini, pohon tumbang itu sudah dievakuasi warga sekitar dibantu aparat dari Polsek Nanggulan.
Tak hanya menyebabkan kandang ternak dan dapur, pohon nangka yang tumbang itu juga menyebabkan kerusakan pada kamar mandi warga lain. Dapur dan kandang ternak yang tertimpa milik Wagiman, sedangkan kamar mandi yang terkena robohan pohon tersebut menimpa rumah Sutris.
Kasi Humas Polres Kulonprogo AKP Triatmi Noviastuti menyebut kerugian materiel dari kejadian pohon tumbang karena angin kencang itu sebesar Rp2 juta. "Tak ada korban jiwa, ternak di kandang tersebut juga tidak terdampak," kata dia, Selasa siang.
BACA JUGA: Pohon Tumbang Makan Korban, Pengendara Motor Meninggal Dunia Tabrak Pohon yang Melintang
Novi menyebut saat kejadian tersebut tak hanya angin kencang tetapi juga disertai hujan lebat. "Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat cuaca ekstrem seperti sekarang ini," ujarnya.
Kedaruratan dan bencana di massa cuaca ekstrem ini, jelas Novi, bagi warga terdampak dapat segera menghubungi call center 110. "Agar dapat segera dibantu dan mendapat evakuasi secepatnya," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.