Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Sejumlah pekerja sedang memperbaiki Jalan Tawang - Ngalang ruas Bobung - Kepil yang sempat amblas akibat hujan deras pada Kamis (25/1/2024). DPUP-ESDM DIY menyampaikan titik amblas tersebut merupakan timbunan tanah. Saat ini jalan tersebut sudah dibuka kembali. Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalan Tawang - Ngalang ruas Bobung - Kepil yang menjadi jalan alternatif Sleman - Gunungkidul dibuka kembali paska perbaikan akibat amblas. Pembukaan penuh dilakukan Kamis (25/1/2024) sore.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan perbaikan ruas Simpang Bobung - Kepil sampai tahap penyempurnan. Akses pun mulai dibuka penuh hari ini.
“Tinggal perapian, pembersihan beberapa material seperti pasir dan pengembalian guardrail. Jalan sudah dibuka. Dari penyelenggara mengatakan nanti sore sudah bisa dibuka 100 persen,” kata Bayu ditemui, Kamis (25/1/2024).
Kasie Pembangunan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Andi Kurniawan Dharma mengatakan pengerjaan titik amblas tersebut telah dilakukan sejak Senin (22/1/2024) sampai Senin (29/1/2024).
BACA JUGA: Jembatan Baru Diresmikan Sudah Retak, DPUPESDM DIY Kebut Perbaikan Seminggu ke Depan
Andi menjelaskan amblesan tersebut diketahui dari laporan masyarakat sekitar. Lokasinya berada di bahu jalan di STA. 3+500 yang berada sebelum Jembatan Bobung.
Setelah laporan tersebut, DPUP-ESDM DIY langsung meninjau lokasi untuk mengidentifikasi penyebab dan langkah - langkah yang harus dilakukan untuk perbaikan. Penyebab dari ambles jalan tersebut adalah masuknya air ke dalam bahu jalan karena ada celah yang belum tertutup sehingga dengan intensitas hujan lebat debit air yang masuk kedalam semakin banyak.
“Karena area tersebut merupakan area timbunan sehingga dengan debit air yang banyak dan suling - suling air yang ada kapasitasnya tidak mampu mengeluarkan air maka tanah timbunan di bahu jalan tersebut turun/ambles,” kata Andi.
BACA JUGA: Baru Empat Hari Diresmikan, Jalan Tawang-Ngalang Ambles
Langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan adalah beton bahu jalan dikupas/diambil untuk melihat seberapa kedalam ambles dan pencopotan guardrail, timbunan tanah yang ada dipadatkan kembali dengan menggunakan alat berat, ditambahkan timbunan pilihan kembali untuk mendapat level sebelum turun.
Timbunan tersebut lantas dipadatkan kembali dengan menggunakan alat berat dan ditunggu 1 hari agar diguyur hujan kembali untuk menambah padat, lalu dilakukan pengecoran beton bahu jalan kembali dan perbaikan aspal rusak yang terkena, dan pemasangan guardrail kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Meta meluncurkan Forum, aplikasi khusus Facebook Groups mirip Reddit dengan fitur AI dan feed bebas iklan serta konten viral.
Dana cukai tembakau untuk Gunungkidul turun jadi Rp1,48 miliar pada 2026. Rokok ilegal diduga memicu penurunan penerimaan negara.
Peserta berkeliling kawasan candi berlanjut ke sejumlah desa di Kecamatan Prambanan. Peserta berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi