Apel Siaga, Bawaslu Kulonprogo Minta Pengawas TPS Jaga Netralitas

Media Digital
Media Digital Minggu, 11 Februari 2024 14:42 WIB
Apel Siaga, Bawaslu Kulonprogo Minta Pengawas TPS Jaga Netralitas

Suasana apel siaga Kesiapan Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024 yang dipimpin Bawaslu Kulonprogo dan diikuti ribuan petugas pengawas Pemilu pada Minggu (11/2/2024).

Harianjogja.com, KULONPROGO—Ribuan orang mengikuti apel siaga pengawas Pemilu 2024 yang diselenggarakan Bawaslu Kulonprogo, Minggu (11/2/2024). Ribuan orang itu terdiri dari 1.302 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) dan puluhan petugas Panwascam di seluruh Bumi Binangun.

Apel siaga tersebut bertajuk Kesiapan Pengawasan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024. Dalam apel tersebut, Ketua Bawaslu Kulonprogo Marwanto meminta agar seluruh petugas pengawas Pemilu di Kulonprogo menjaga sikap netralitas dan menguatkan pemahamannya terkait regulasi yang ada.

"Sebagai pengawas Pemilu punya komitmen untuk mengawal   pemungutan suara di TPS agar kemudian menjaga dan memastikan kemurnian suara rakyat untuk dapat dihitung dan direkap secara benar. Dimana Pengawas TPS jadi ujung tombaknya," terang Marwanto, Minggu pagi.

Tugas mulia itu perlu sikap netralitas agar dalam proses pengawasan, jelas Marwanto, tidak terjadi bias dan jernih dalam melihat pemungutan dan perhitungan suara. "Selain netralitas peru pemahaman regulasi yang kuat agar dalam melihat masalah yang ada dapat diurai dengan jelas sesuai aturan yang ada dan terukur dengan baik," jelasnya.

Marwanto dalam apel siaga itu juga menegaskan tidak memperbolehkan adanya intervensi kepada pengawas Pemilu dalam menjalankan tugasnya. "Saya tegaskan di sini tidak boleh ada yang mengintervensi jajaran kami semua pengawas di Kulon Progo sampai ke tingkat Pengawas TPS," katanya.

Sementara itu dalam apel siaga ini juga dihadiri Ketua Bawaslu DIY Mohammad Najib mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan tersebut. "Sebagai medium memperkuat Pengawas TPS agar makin semangat mengawasi pemungutan dan perhitungan suara," katanya.

Pemungutan dan perhitungan suara, jelas Najib, adalah proses yang penting dalam Pemilu. "Sebagai proses inti Pemilu, pemungutan dan perhitungan suara harus mesti diawasi dengan ketat," ujarnya.

Penjabat Bupati Kulonprogo Ni Made Dwipanti Indrayanti  juga turut mengapresiasi apel siaga tersebut. "Penguatan komitmen ini semoga dapat meningkatkan semangat petugas pengawas Pemilu dari segala level untuk menjaga marwah dan martabat Pemilu," katanya.

Ni Made juga berkomitmen menjaga netralitas pegawai Pemkab Kulonprogo agar turut meningkatkan kualitas Pemilu 2024 ini. "Pada tingkat seluruh OPD juga sudah kami sampaikan untuk menjaga sikap dan menguatkan netralitas agar Pemilu menghasilkan pemimpin yang berkualitas," katanya. (***)

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online