Musim Hujan, Dishub Jogja Waspadai Kerusakan APILL

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Selasa, 13 Februari 2024 16:07 WIB
Musim Hujan, Dishub Jogja Waspadai Kerusakan APILL

Kendaraan mengantri di simpang Abu Bakar Ali, Selasa (13/2/2024)/Harian Jogja-Lugas Subarkah

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja senantiasa memelihara puluhan Alat Pemberi isyarat Lalu Lintas (APILL). Pada musim hujan, APILL lebih rentan rusak karena sering bersentuhan dengan air.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Hary Purwanto, menjelaskan di Kota Jogja saat ini terdapat total sebanyak 58 simpang yang sudah memiliki lampu APILL, 34 diantaranya dilengkapi dengan Area Traffic Control System (ATCS).

BACA JUGA: 3,07 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor, Berikut Cara Melaporkan SPT Tahunan secara Online

Di musim hujan, menurutnya potensi kerusakan lampu APILL meningkat dibanding pada musim kemarau. “Karena barang elektronik, di luar ruangan, kena air jadi sering ada korslet atau apa,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (13/2/2024).

Pada musim hujan kali ini ia juga mengakui sudah ada lampu APILL yang mengalami kerusakan. Ada dua titik lampu APILL yang sempat mengalami kerusakan, yakni di simpang APPI dan Menukan. “Itu memang sering trouble. Tapi begitu ada laporan langsung perbaikan,” ungkapnya.

Terdapat tiga komponen dalam APILL yang bisa menjadi potensi kerusakan, yakni perangkat lampu dalam box, controller dan jaringan kabel. Komponen mana yang rusak akan menentukan cepat atau lamanya perbaikan lampu APILL.

“Yang agak repot ketika dia jaringan kabel bawah tanah. Itu kan harus membongkar, ngebor segala macem. Kalau kerusakan ringan ya cepat, satu jam sudah beres. Tapi kalau yang berat ya bisa lama. Tapi selama ini belum ada yang sampai lebih dari tiga hari,” katanya.

BACA JUGA: 3 Orang Tewas Diduga karena Balap Liar, Polisi: Masih Diselidiki

Dishub Kota Jogja menyiapkan delapan personel untuk menangani kerusakan lamu APILL sewaktu-waktu. Ia memastikan jika ada laporan masuk pukul berapa saja akan segera ditangani. “Di luar jam kerja sifatnya on call, begitu ada kerusakan, kita telfon, mereka meluncur untuk perbaikan,” paparnya.

Ia mengakui jumlah petugas ini memang belum ideal. Menurutnya, jumlah ideal yakni 18 orang untuk dibagi shift siang dan malam selama tujuh hari. “Jadi ada shift siang dan malam, karena rusaknya lampu itu kan tidak mengenal jam kerja,” katanya.

Untuk masyarakat yang menemukan lampu APILL rusak bisa langsung melaporkan ke Dishub Kota Jogja. Laporan bisa melalui telfon di nomor kantor Dishub Kota Jogja, 410002, atau bisa juga melalui akun resmi media sosial Dishub Kota Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online