Skandal Prostitusi Anak di Italia, Bastoni dan 3 Pemain Lain Diperiksa
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Tahanan di Rutan Polres Bantul saat melakukan pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL— Sebanyak 21 tahanan Polres Bantul menuaikan haknya memilih pada Pemilu 2024 di Rutan Polres Bantul, Rabu (14/2/2024). Mereka mencoblos di Rutan Polres Bantul dengan difasilitasi oleh petugas KPPS dari 3 TPS yang berada di sekitar Mapolres Bantul.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, di Rutan Polres Bantul ada sekitar 21 tahanan yang terdaftar dan punya hak pilih.
Untuk pelaksanaan, Polres Bantul telah berkoordinasi dengan KPU yang bertugas memfasilitasi proses pemungutan dan perhitungan suara para tahanan.
“Sementata KPU menyiapkan 6 petugas untuk pelaksanaan pencoblosan. Untuk mekanisme pengambilan suara pemilu juga sudah disosialisasikan dan untuk logistik sudah siap di Polres Bantul,” kata Jeffry ditemui di Mapolres Bantul.
Menurut Jeffry, Polri telah menjamin tahanan yang berada di Rutan untuk menggunakan hak pilihnya sesuai ketentuan. Untuk Bantul ada total 42 tahanan yang dapat menggunakan hak suaranya. Di mana dari 42 tahanan tersebut, 22 tahanan ada di Rutan Polres Bantul dan 20 lainnya di ruang tahanan masing-masing Polsek di wilayah Polres Bantul.
BACA JUGA: Saking Bersemangat Mencoblos, Pemilih Pemula di Sleman Datang ke TPS Sebelum Dibuka
“Untuk yang di Polsek, sama mekanismenya. Ada petugas dari TPS yang datang dan memfasilitasi para tahanan untuk mencoblos. Untuk di Polres,
Satu tahanan tidak bisa mengikuti di Polres Bantul karena yang bersangkutan tidak terdaftar dalam DPT,” ucap Jeffry.
Adapun petugas TPS yang dilibatkan dalam pemungutan suara untuk tahanan di Rutan Polres Bantul, Jeffry merinci TPS 28 melayani 5 orang tahanan, TPS 29 melayani 8 orang tahanan dan TPS 14 melayani ada 8 orang tahanan.
Sementara P, 51, yang telan 2 bulan menjadi tahanan di Rutan Polres Bantul mengaku senang dengan adanya layanan memilih di tempat tersebut.
“Memang baru pertama kali nyoblos di tahanan. Rasanya pasti beda, tapi saya senang bisa nyoblos di sini. Saya sendiri sudah punya pilihan sendiri. Harapannya tentu ke depan negara ini bisa lebih maju,” katanya.
Sedangkan, YA, 21, tahanan yang telah 3 bulan menghuni Rutan Polres Bantul mengaku senang bisa mencoblos di tempat tersebut.
“2019 saya belum nyoblos. Baru kali ini nyoblos [pada pemilu]. Sudah ada gambaran siapa yang saya coblos tentunya. Saya hanya berharap yang saya pilih bisa lebih jujur ke masyarakat dan membawa negara ini lebih maju,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.