Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Pelaksanaan pemilihan di TPS 24 Padukuhan Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (14/2/2024). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan Pemilu 2024 memiliki banyak cerita. Salah satunya dialami Nasya Di Ramadzon,17, asal Padukuhan Krapyak, Triharjo, Sleman.
Sebagai pemilih pemula, ia bersemangat untuk mengikuti coblosan di pesta demokrasi yang pertama kalinya. Saking bersemangatnya, ia mengaku datang ke lokasi TPS pada saat belum buka.
“Jadi harus menunggu agar bisa mencoblos karena saat datang TPS-nya belum buka,” kata Nasya kepada wartawan, Selasa (14/2/2024).
Menurut dia, untuk pencoblosan berjalan dengan lancar. Tapi, pada saat memasuki bilik, ia sempat dihampiri rasa takut dikarenakan partisipasi ini merupakan yang pertama kalinya.
Kendati demikian, ia mengakui seiring dengan proses membuka surat suara, rasa takut tersebut perlahan-lahan menghilang. Nasya berpendapat, adanya simulasi di sekolah tentang tata cara mencoblos di TPS sangat membantu kelancaran dalam pemilihan yang dilakukan.
BACA JUGA: TPS Khusus Rutan Wates Kulonprogo Kekurangan Surat Suara, Dibantu TPS Penyangga
“Ada sosialisasi dan simulasi dilakukan di sekolahan. Jadi, sangat membantu kami sebagai pemilih pemula dalam pemilu,” katanya.
Antusiasme tinggi dalam pemilihan juga dirasakan oleh Arif Hadianto, warga perantauan asal Padukuhan Ngemplak, Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Ia bersama isteri rela pulang ke Sleman hanya untuk bisa mengikuti coblosan di rumah.
“Memang bisa mengurus pindah pemilih, tapi konsekuensinya hanya mendapatkan satu surat suara untuk pilihan presiden dan wakil presiden,” katanya seusai pemungutan suara pemilu, Rabu siang.
Padahal, sambung Arif, ia menginginkan mendapatkan lima surat suara sampai seperti pemilih normal lainnya. Oleh karenanya, memilih pulang agar bisa menggunakan seluruh hak pilih yang dimiliki.
“Selain pilpres, kan ada surat suara untuk DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten. Kalau pulang, maka bisa mendapatkan kelima surat suara ini,” katanya.
Disinggung mengenai pemilu kali ini, ia mengakui tidak banyak mengenal calon anggota legislatif yang ikut pemilihan. Namun demikian, ia sudah memiliki acuan, yakni partai pengusung calon presiden dan wakil presiden dijadikan prioritas. “Jadi ini bentuk penghargaan kepada para pengusung capres yang saya pilih. Saya hanya coblos partainya saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.
Jerman ditahan Yunani 0-0 di UEFA Nations League. Hasil ini membuat peluang Die Mannschaft lolos ke Nations League Finals makin sulit.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.