Kekeringan Gunungkidul Meluas, 83.757 Jiwa di 71 Kalurahan Terdampak
Kekeringan Gunungkidul meluas. Sebanyak 83.757 jiwa di 71 kalurahan terdampak krisis air bersih dan bantuan mencapai 1.087 tangki.
Pelaksanaan pemilihan di TPS 24 Padukuhan Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (14/2/2024). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelaksanaan Pemilu 2024 memiliki banyak cerita. Salah satunya dialami Nasya Di Ramadzon,17, asal Padukuhan Krapyak, Triharjo, Sleman.
Sebagai pemilih pemula, ia bersemangat untuk mengikuti coblosan di pesta demokrasi yang pertama kalinya. Saking bersemangatnya, ia mengaku datang ke lokasi TPS pada saat belum buka.
“Jadi harus menunggu agar bisa mencoblos karena saat datang TPS-nya belum buka,” kata Nasya kepada wartawan, Selasa (14/2/2024).
Menurut dia, untuk pencoblosan berjalan dengan lancar. Tapi, pada saat memasuki bilik, ia sempat dihampiri rasa takut dikarenakan partisipasi ini merupakan yang pertama kalinya.
Kendati demikian, ia mengakui seiring dengan proses membuka surat suara, rasa takut tersebut perlahan-lahan menghilang. Nasya berpendapat, adanya simulasi di sekolah tentang tata cara mencoblos di TPS sangat membantu kelancaran dalam pemilihan yang dilakukan.
BACA JUGA: TPS Khusus Rutan Wates Kulonprogo Kekurangan Surat Suara, Dibantu TPS Penyangga
“Ada sosialisasi dan simulasi dilakukan di sekolahan. Jadi, sangat membantu kami sebagai pemilih pemula dalam pemilu,” katanya.
Antusiasme tinggi dalam pemilihan juga dirasakan oleh Arif Hadianto, warga perantauan asal Padukuhan Ngemplak, Donoharjo, Ngaglik, Sleman. Ia bersama isteri rela pulang ke Sleman hanya untuk bisa mengikuti coblosan di rumah.
“Memang bisa mengurus pindah pemilih, tapi konsekuensinya hanya mendapatkan satu surat suara untuk pilihan presiden dan wakil presiden,” katanya seusai pemungutan suara pemilu, Rabu siang.
Padahal, sambung Arif, ia menginginkan mendapatkan lima surat suara sampai seperti pemilih normal lainnya. Oleh karenanya, memilih pulang agar bisa menggunakan seluruh hak pilih yang dimiliki.
“Selain pilpres, kan ada surat suara untuk DPR, DPD, DPRD provinsi dan kabupaten. Kalau pulang, maka bisa mendapatkan kelima surat suara ini,” katanya.
Disinggung mengenai pemilu kali ini, ia mengakui tidak banyak mengenal calon anggota legislatif yang ikut pemilihan. Namun demikian, ia sudah memiliki acuan, yakni partai pengusung calon presiden dan wakil presiden dijadikan prioritas. “Jadi ini bentuk penghargaan kepada para pengusung capres yang saya pilih. Saya hanya coblos partainya saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan Gunungkidul meluas. Sebanyak 83.757 jiwa di 71 kalurahan terdampak krisis air bersih dan bantuan mencapai 1.087 tangki.
BNPB mengirim bantuan logistik ke korban gempa Palue melalui jalur laut dan udara, termasuk tenda, sembako, beras, genset, dan dukungan medis.
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Kilang Plaju memperkuat ketahanan energi lewat implementasi B50, inovasi refrigeran Breezon MC-32, dan produksi Polytam.
KPK tidak menindak dugaan pelanggaran etik Setya Budi Dias karena yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi insan KPK.
Lelang aset Sritex di KPKNL Surakarta masih stagnan. Eks pekerja berharap Danantara segera mengakuisisi pabrik dan menyelesaikan pesangon