Bek Timnas Indonesia Kevin Diks Jadi Bintang Gladbach
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
Para peserta skill competition berlomba di acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran tingkat nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (28/2/2020).
Harianjogja.com, BANTUL—Rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul untuk menambah dua pos Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kapanewon Dlingo dan Srandakan, belum dapat direalisasikan pada 2024. Sebab, sampai saat ini belum ada penambahan personel petugas Damkar.
Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan rencana pendirian Pos Damkar di Dlingo dan Srandakan telah lama ada. Nantinya keberadaan dua pos tersebut untuk meningkatkan respons penanganan apabila terjadi kebakaran. Sebab, di dua wilayah tersebut respons time belum tercover 15 selama 15 menit. Untuk itu dibutuhkan penambahan pendirian Pos Damkar.
"Saat ini memang dalam tahap studi kelayakan sebelum penyusunan DED. Hanya saja, ada hal yang lebih penting, karena saat ini Pemkab sudah tidak diperbolehkan merekrut PHL [Pekerja Harian Lepas]. Maka, kami masih menunggu dulu pengajuan penambahan personel untuk dua pos tersebut," kata Agus Yuli, Sabtu (17/2/2024).
Menurut dia, untuk satu pos Damkar, dibutuhkan sedikitnya 16 personel. Artinya, kebutuhan untuk pos Damkar di Dlingo dan Srandakan adalah sebanyak 32 personel. Jumlah tambahan personel tersebut telah diajukan, hanya saja sampai saat ini belum ada kejelasan kapan terisi. Sebab, status personel tambahan tersebut nantinya bukan lagi PHL, akan tetapi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Oleh karena itu, kata Agus Yuli, pihaknya akan menunggu realisasi penambahan 32 personel untuk dua pos Damkar, sebelum akhirnya melangkah ke pembuatan DED dan pembangunan pos Damkar. "Karena jika kami bangun dulu, sementara personelnya tidak ada, nanti malah mangkrak," ucap Agus Yuli.
BACA JUGA: BPBD Bantul Bakal Bangun Pos Damkar di dua Kapanewon Ini
Lebih jauh, Agus Yuli memaparkan, saat ini BPBD Bantul memiliki 105 personel yang bertugas di beberapa pos Damkar di Kabupaten Bantul. Selain di pos induk BPBD Bantul, 105 personel itu juga mengisi pos Damkar di Sedayu, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Pundong, dan Imogiri. Mereka fokus kepada penanganan kebakaran yang kerap terjadi. Adapun sebab kebakaran sejauh ini yang paling banyak adalah korsleting listrik dan human error.
Menurut Agus Yuli, jumlah personel Damkar ini tergolong kurang. Sebab, mengacu pada data BPBD Bantul, per hari terdapat cukup banyak peristiwa kebakaran yang harus ditangani. "Untuk itu kami ajukan penambahan personel," ucapnya.
Sementara Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto mengungkapkan ada 7 tujuh kejadian kebakaran pada awal hingga pertengahan Januari 2024. Total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai Rp10,7 juta. Jumlah tersebut, cukup tinggi dibandingkan bulan yang sama tahun lalu. Pada Januari 2023, Damkarmat mencatat ada 10 kejadian kebakaran yang ditangani.
Sementara selama 2023, Damkarmat BPBD Bantul mencatat ada lonjakan signifikan terhadap kejadian kebakaran di Bumi Projotamansari. Selama 2023, Damkarmat mencatat ada 357 kejadian kebakaran di Kabupaten Bantul yang ditangani. Sementara untuk luar Kabupaten Bantul ada 24 kejadian. Padahal di 2022, ada 134 kejadian kebakaran, sedangkan 2021 ada 129 kejadian kebakaran.
"Untuk total akibat kebakaran Tahun 2023 mencapai Rp24,28 miliar untuk Kabupaten Bantul, Rp1,14 miliar untuk luar Kabupaten Bantul," lanjut Irawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.