DPRD Sleman Evaluasi Kampus Mitra Program Beasiswa Sleman Pintar
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Para peserta skill competition berlomba di acara HUT ke-101 Pemadam Kebakaran tingkat nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (28/2/2020)./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul kini tengah mengkaji kemungkinan pendirian Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kapanewon Dlingo dan Srandakan.
Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta mengatakan bahwa rencana pendirian Pos Damkar di dua kapanewon tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan respons penanganan apabila terjadi kebakaran.
“Di Dlingo dan Srandakan itu sama sekali belum ter-cover respons time 15 menit kami. Karena itu kami sedang mengkaji kemungkinan pendirian Pos Damkar di sana,” kata Agus, Sabtu (11/3/2023).
BACA JUGA: Dua Rumah di Sleman Terbakar dalam Sehari
Agus menambahkan bahwa Pos Damkar telah ada di beberapa kapanewon seperti Sedayu, Kasihan, Banguntapan, Piyungan, Pundong, Imogiri, dan pos induk di BPBD Bantul. Tambahnya, kebakaran menjadi kasus yang kerap terjadi. Sebab utama yang sering ditemukan adalah korsleting listrik dan human error.
“Kami selalu meningkatkan kapasitas peralatan maupun personil. Kami sudah punya delapan armada. Tapi sebagian sudah banyak yang tua. Nah, kedepan kami juga ingin mengajukan pembaruan dan penambahan,” katanya.
Dia menjelaskan pembaruan dan penambahan tersebut mendesak utamanya apabila hasil kajian pendirian Pos Damkar di dua kapanewon menunjukkan bahwa perlu didirikan Pos Damkar. Sementara untuk total personil di BPBD Bantul mencapai 187 orang.
“Kalau Satgas Damkar itu ada 100 orang, ditambah struktural dan staf itu ada lima orang, sehingga total untuk bidang damkar itu ada 105 orang. Paling banyak ada di unsur BPBD,” kata dia.
Agus menerangkan bahwa jumlah personel tersebut tergolong kurang, apalagi jika nantinya dua Pos Damkar telah berdiri. Padahal mengacu pada data BPBD Bantul, per hari terdapat penanganan tiga kasus kebakaran. “Tahun 2022 itu ada 136 kebakaran. Jumlah tersebut kalau kami kurs per harinya, maka ada sekitar 2 sampai tiga hari sekali itu ada eksekusi kebakaran,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).