Kasus KDRT Masih Mendominasi Meski Kekerasan di Sleman Turun
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Ketua Kamar Dagang Indonesia Sleman Yudi Prihantana (baju putih) sedang menandatangani nota kesepahaman dengan salah satu Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sleman di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman pada Selasa (24/2/2026). Istimewa/ Prokompim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Kamar Dagang dan Industri Sleman bersama Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan Sleman menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan wirausahawan. Penandatanganan dilakukan di Pendopo Parasamya, Kabupaten Sleman, Selasa (24/2/2026).
Ketua Kadin Sleman Yudi Prihantana mengatakan kerja sama tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, dunia industri, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan dan pelatihan.
“Secara umum program ini bertujuan mewujudkan kolaborasi strategis antara Kadin Sleman dan Forum PLKP Sleman dalam rangka penguatan kualitas SDM, kewirausahaan, dan penyerapan tenaga kerja,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Rabu (25/2/2026).
Sementara itu, Ketua Forum PLKP Sleman Nyono Irwanto menilai MoU tersebut sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan kontribusi lembaga kursus dan pelatihan (LKP) dalam pembangunan SDM, khususnya di Sleman.
Ia menjelaskan, LKP di Sleman selama ini berperan aktif menekan angka pengangguran melalui dua program utama yang didukung pemerintah pusat, yakni Program Keterampilan Kerja dan Program Kewirausahaan.
“Kontribusi LKP sudah nyata dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus melahirkan wirausahawan baru,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, terdapat lima LKP unggulan dari Sleman yang turut menandatangani MoU dengan Kadin Sleman, yakni LKP IMDKOM, LKP Budi Mulia 2, LKP Baruna Academy, LKP Trisakti, dan LKP Jogja Culinary School.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, Sleman sebagai kawasan pendidikan, jasa, perdagangan, dan industri kreatif membutuhkan SDM yang kompeten sekaligus wirausahawan yang tangguh.
“Kolaborasi dunia usaha dengan lembaga kursus dan pelatihan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan daerah,” katanya.
Adapun Direktur Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Yaya Sutarya, menyebut kesepakatan ini akan membangun ekosistem positif antara pemerintah daerah, Kadin, dan LKP dalam mencetak SDM unggul dan berdaya saing.
“Ini selaras dengan visi pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.