Empat Dapur MBG Sleman Disuspend, Ini Penjelasan Satgas
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan seluruh pekerjaan fisik perbaikan jalan dan jembatan baru akan dimulai setelah momen Idulfitri 2026. Kebijakan ini diambil agar arus mudik dan balik Lebaran tidak terganggu aktivitas konstruksi.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’aruf, menjelaskan saat ini pihaknya masih menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) sebagai dasar pelaksanaan proyek.
“Pekerjaan fisik semuanya setelah Lebaran. Nanti sekaligus ditentukan skema pengalihan lalu lintas saat pengerjaan berlangsung,” ujar Fauzan, Rabu (25/2/2026).
11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan
Pada 2026, Pemkab Sleman menyiapkan 11 paket peningkatan jalan kabupaten serta tiga proyek pembongkaran dan pembangunan jembatan. Sebelas ruas jalan yang akan ditangani meliputi Krapyak–Wonosari, Ngawen–Kenteng, Sedogan–Sempu dan Pugeran–Paingan.
Selain itu, perbaikan juga dilaksanakan untuk ruas jalan Donoasih–Ngemplak, Losari–Gayamharjo, Kenaran–Losari, Pundong–Klaci, Diro–Kwayuhan dan Serut–Krikilan serta Sanggrahan–Manukan.
Sementara itu, tiga jembatan yang akan dibongkar dan dibangun kembali adalah Jembatan Tumut, Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan (7 x 8 meter), Jembatan Nyamplung, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik (6 x 8 meter) dan Jembatan Plosokerep, Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan (3 x 8 meter).
Dukung Program Sleman Dalane Alus
Pembangunan infrastruktur ini merupakan tindak lanjut percepatan program Sleman Dalane Alus, Sleman Padang, yang menjadi salah satu janji kampanye Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.
Harda menilai konektivitas antarwilayah menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah. Kelancaran mobilitas masyarakat diyakini mampu mengurangi hambatan distribusi dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
Selain peningkatan kualitas jalan, Pemkab Sleman juga terus memperluas fasilitas pendukung transportasi. Salah satunya melalui kerja sama skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ). Hingga 2024, realisasi pemasangan APJ di Sleman baru mencapai 48 persen dari total kebutuhan.
Dengan panjang jalan kabupaten sekitar 699,5 kilometer, kebutuhan APJ di Sleman diperkirakan mencapai 17.000 titik, dengan jarak ideal antarlampu sekitar 40 meter.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Sleman, Bob Librianto, menyampaikan pembangunan PJU juga dilakukan di luar skema KPBU.
“Kami masih menyusun paket-paket pembangunan PJU untuk tahun ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Pemain sepak bola Thailand Sofwan Awae tewas tersambar petir saat laga FA Golok Cup. Insiden juga melukai pemain Malaysia dan sembilan orang lainnya.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.