PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Foto ilustrasi penjualan sembako murah. /Dok.Harian Jogja.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman bakal menggelar pasar murah mulai Rabu (21/2/2024). Kegiatan ini dilakukan untuk menekan harga komoditas pangan yang naik di awal Februari.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Kurnia Astuti mengatakan, adanya kenaikan harga untuk sektor komoditas pangan. Salah satunya terlihat dari harga beras yang terus terkerek naik dalam beberapa hari belakangan.
Menurut dia, kenaikan disebabkan karena dampak dari kemarau Panjang yang terjadi di 2023 lalu. Di sisi lain, masa tanam padi di Sleman juga mundur dari biasanya sehingga berpengaruh terhadap stok.
BACA JUGA : Harga Beras Belum Stabil, Catat Tanggal Pasar Murah Disperindag DIY
“Harga Eceran Tertinggi [HET] beras dipatok sebesar Rp10.900 per kilogram, tapi saat ini harga jual di pasaran melebihi dari patokan harga tersebut,” kata Nia, sapaan akrabnya, Senin (19/2/2024).
Dia menjelaskan, sudah ada upaya stabilisasi harga-harga dengan menggelar pasar murah. Biasanya, sambung Nia, lokasi diselenggarakan di masing-masing kapanewon, namun dikarenakan masih fokus dalam kegiatan pemilu, maka pasar murah hanya digelar di empat lokasi.
Rencananya pasar murah dimulai pada 21 Februari 2024 di Lapangan Tirtoadi, Sleman. Pada Kamis (22/2/2024) akan dilangsungkan di Lapangan TGP Margoluwih, Seyegan.
Selanjutnya pada Senin (26/2/2024), pasar murah diselenggarakan di Lapangan Donokerto, Turi. Adapun lokasi terakhir penyelenggaraan di Lapangan Raden Ronggo Kalasan yang berlangsung Selasa (27/2/2024).
“Dikarenakan sedang sibuk dengan urusan pemilu di kapanewon, maka Februari ini, pasar murah dibagi menjadi empat zona pelaksanaan,” kata Nia.
Kepala Disperindag Sleman, Rr. Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan, untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasaran akan diselenggarakan pasar murah bertajuk Semar Mesem. Ini kepanjangan dari Sembako Murah Menyenangkan Seluruh Masyarakat.
“Sudah ada jadwalnya dan akan diselenggarakan di empat lokasi. Untuk komoditasnya tidak hanya beras, tapi ada juga minyak, tepung, gula dan telur ayam,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk penyelenggaraan dilaksankaan dengan menjalin kerja sama dengan Bulog. Selain itu, juga menggandeng gabungan kelompok tani, Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) dan pelaku usaha lain di Masyarakat.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Gelar Pasar Murah di 17 Kapanewon, Beras Dijual Dibawah Rp10.000 Per Kg
Menurutnya, pasar murah terbuka bagi warga di Sleman. Meski demikian, pembelian disyaratkan membawa KTP-el dan pembelian dibatasi satu kali untuk seorang warga.
“Untuk KTP-el bisa digunakan untuk membeli beras SPHP lima kilogram, non-SPHP sepuluh kilogram, gula dan telur masing-masing paling banyak dua kilogram,” katnaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.