2 Korban Kebakaran Trans Home Ditemukan di Dekat Tangga Lantai 3
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
Gelandang Bertahan PSS Sleman asal Lebanon, Jihad Ayoub./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Gelandang bertahan PSS Sleman asal Lebanon, Jihad Ayoub dipastikan kembali bergabung bersama skuat PSS Sleman. Kendati demikian Jihad masih harus menjalani latihan terpisah untuk pemulihan cedera yang dideritanya.
Pemain kelahiran Porlamar, Venezuela ini sebelumnya dibekap cedera hamstring saat berhadapan kontra PSIS pada Desember 2023 lalu di Stadion Jatidiri. Seusai masuk dalam skuat Lebonan di Piala Asia, Jihad sempat menjalani terapi cedera di negaranya Lebanon.
Kini pria berjambang tebal ini pun mulai berlatih bersama rekan-rekannya di Super Elja. Jihad mengaku begitu antusias berlatih bersama teman-teman meski harus menjalani latihan secara terpisah. Sepanjang durasi latihan, Jihad banyak melakukan latihan dengan fokus peningkatan kekuatan fisik.
"Tentu saja saya sangat bahagia karena sudah lama sekali tidak berlatih bersama rekan satu tim di Sleman. Latihan bersama mereka menjadi sesuatu yang bagus bagi pemulihan cedera yang saya alami walau belum bisa berlatih sepenuhnya dengan tim," kata Jihad pada Minggu (18/02/2024).
Baca Juga
Ajak Riak Belum Bikin Gol hingga Empat Laga, Pelatih PSS Sleman: Selama Ini Dia Bermain Bagus
PSS Sleman Kalah dari Persis dalam Laga Uji Coba, Risto Vidakovic: Latihan Kebugaran
Lirik dan Chord Lagu Sampai Kau Bisa, Anthem PSS Sleman
Proses pemulihan cedera masih terus dijalani Jihad untuk meningkatkan kebugaran fisiknya saat ini. Kendati memakan waktu yang terbilang panjang, pemain berusia 29 tahun ini mengaku menikmati proses tersebut.
"Proses ini menurut saya normal setelah dibekap cedera lebih dari 2 bulan ini. Saya memang harus meningkat kebugaran fisik," tuturnya.
Serangkaian pemeriksaan telah dijalani Jihad Ayoub bahkan hingga tes Magnetic Resonance Imaging (MRI). Saat ini Jihad masih menunggu hasil tes tersebut. Menurutnya, hasil tes tersebut diperkirakan baru akan keluar dua hari ke depan. Hasil ini juga akan mengetahui bagaimana perkembangan pemulihan cedera yang telah ia lalui beberap pekan ini.
"Mungkin hari Senin atau Selasa, saya akan mendapatkan hasilnya. Bersama staf medis saya bisa mengetahui waktu yang tepat kapan bisa bermain kembali," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.
Produksi kapas Brasil, Australia, dan AS diproyeksi turun pada 2026/2027, sementara stok dunia menurun dan harga global berpotensi naik.
UGM menegaskan penanganan dugaan kekerasan seksual dilakukan transparan dengan mengutamakan keselamatan, hak, keamanan, dan pemulihan korban.
Kementerian Imipas mengungkap miras dan fasilitas mewah di Lapas IIA Cibinong merupakan milik narapidana kasus korupsi Jimmy Masrin.
Rektor ISI Jogja Irwandi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Fotografi dan menjadi dosen pertama yang meraih profesor lewat jalur karya seni.