BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Hujan di Awal Oktober 2026
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
DKUKMPP Kabupaten Bantul bersama dengan Bulog Kanwil Yogyakarta menyalurkan beras SPHP kepada pedagang di Pasar Niten, Selasa (19/9/2023). (Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
Haroianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul bersama Perum Bulog akan menyiapkan operasi pasar beras untuk menstabilkan harga komoditas pangan jelang Ramadan.
"Kami sudah melayangkan surat ke Bulog untuk diadakan operasi pasar, sampai dengan pertengahan Maret atau sebelum puasa saya minta lima kali kegiatan operasi pasar," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Sabtu (24/2/2024)
Menurut dia, operasi pasar atau OP terutama komoditas beras tersebut sebagai upaya menambah stok bahan pokok itu di masyarakat, agar harganya menjadi relatif stabil dibanding saat ini yang terus mengalami kenaikan.
Dia mengatakan, lima lokasi yang menjadi sasaran OP beras itu bukan di pasar-pasar tradisional melainkan di tempat yang langsung bisa dijangkau masyarakat dan bukan pedagang pasar yang punya kepentingan untuk menjual kembali bahan pokok itu.
BACA JUGA: Maret Petani Bantul Mulai Panen Padi Masa Tanam Pertama 2024
Lokasi itu adalah di Pasar Seni Gabusan, kemudian di Kecamatan Imogiri, di lapangan atau eks Pasar Karangtalun, kemudian di wilayah Kecamatan Dlingo, serta di wilayah Pajangan. Beberapa lokasi itu yang disiapkan untuk tahap awal operasi pasar.
"Evaluasi kami dengan teman teman, OP di pasar itu ternyata tidak begitu efektif, karena kadang-kadang oleh pedagang langsung dijual, menjualnya bahkan ke toko kelontong, akhirnya tidak langsung diterima di konsumen, makanya rencana OP nanti agar langsung bisa diterima konsumen," katanya.
Menurut dia, operasi pasar tersebut yang direncanakan hingga awal Maret, meski demikian realisasinya menunggu koordinasi lebih lanjut dari Bulog, lembaga pemerintah yang berwenang melakukan stabilisasi harga pangan tersebut.
"Kami hanya memberikan harapan jadwal sampai dengan pertengahan Maret, harapannya awal Maret bisa direalisasikan. Kalau dari Bulog sudah memberikan informasi lisan, dan memang stok yang ada di gudang itu hitung hitungannya untuk cadangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
BPS mencatat inflasi Indonesia September 2026 sebesar 0,3% secara bulanan dan 3,28% secara tahunan, dengan cabai jadi pemicu utama.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.