Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
DKUKMPP Kabupaten Bantul bersama dengan Bulog Kanwil Yogyakarta menyalurkan beras SPHP kepada pedagang di Pasar Niten, Selasa (19/9/2023). (Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
Haroianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul bersama Perum Bulog akan menyiapkan operasi pasar beras untuk menstabilkan harga komoditas pangan jelang Ramadan.
"Kami sudah melayangkan surat ke Bulog untuk diadakan operasi pasar, sampai dengan pertengahan Maret atau sebelum puasa saya minta lima kali kegiatan operasi pasar," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Sabtu (24/2/2024)
Menurut dia, operasi pasar atau OP terutama komoditas beras tersebut sebagai upaya menambah stok bahan pokok itu di masyarakat, agar harganya menjadi relatif stabil dibanding saat ini yang terus mengalami kenaikan.
Dia mengatakan, lima lokasi yang menjadi sasaran OP beras itu bukan di pasar-pasar tradisional melainkan di tempat yang langsung bisa dijangkau masyarakat dan bukan pedagang pasar yang punya kepentingan untuk menjual kembali bahan pokok itu.
BACA JUGA: Maret Petani Bantul Mulai Panen Padi Masa Tanam Pertama 2024
Lokasi itu adalah di Pasar Seni Gabusan, kemudian di Kecamatan Imogiri, di lapangan atau eks Pasar Karangtalun, kemudian di wilayah Kecamatan Dlingo, serta di wilayah Pajangan. Beberapa lokasi itu yang disiapkan untuk tahap awal operasi pasar.
"Evaluasi kami dengan teman teman, OP di pasar itu ternyata tidak begitu efektif, karena kadang-kadang oleh pedagang langsung dijual, menjualnya bahkan ke toko kelontong, akhirnya tidak langsung diterima di konsumen, makanya rencana OP nanti agar langsung bisa diterima konsumen," katanya.
Menurut dia, operasi pasar tersebut yang direncanakan hingga awal Maret, meski demikian realisasinya menunggu koordinasi lebih lanjut dari Bulog, lembaga pemerintah yang berwenang melakukan stabilisasi harga pangan tersebut.
"Kami hanya memberikan harapan jadwal sampai dengan pertengahan Maret, harapannya awal Maret bisa direalisasikan. Kalau dari Bulog sudah memberikan informasi lisan, dan memang stok yang ada di gudang itu hitung hitungannya untuk cadangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.