Sleman Perkuat Budaya Antikorupsi di Lingkungan ASN
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Suasana Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 126 Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Sabtu (24/2/2024)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sleman serentak menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) akhir pekan ini. Para pemilih terpantau masih silih berganti menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara ulang.
Ketua KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi menjelaskan ada 8 PSU dan 5 PSL yang digelar di Sleman. Jumlah tersebut termasuk tambahan satu PSL di TPS 19 Pondokrejo dan satu PSU di TPS 18 Sidoagung. Dari total PSU dan PSL yang dilaksanakan serentak pada Sabtu (24/2/2024) ini, ada dua TPS yang menggelar PSL dan PSU sekaligus.
Salah satu lokasi yang menyelengarakan PSU adalah TPS 126 Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman. TPS ini menjadi perhatian khusus dari KPU lantaran pada pelaksanaan coblosan 14 Februari lalu diserbu pemilih di luar Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yang memaksa ingin menggunakan hak pilihnya.
"Tambakbayan ini ada perhatian khusus karena memang di sini banyak perantauan ya. Banyak perantauan yang mungkin untuk menyalurkan hak pilihnya itu belum mengetahui secara persis terkait dengan prosedur sesuai dengan peraturan perundang-undangan," terangnya.
Dalam PSU kali ini, tercatat ada 278 DPT dan enam DPTb yang dijadwalkan akan mengunakan hak pilihnya di TPS 126 Tambakbayan. Berdasarkan pemantauan di lokasi coblosan, PSU yang dilakukan di TPS 126 Tambakbayan terbilang berjalan lancar. Warga silih berganti datang untuk menggunakan hak suaranya. Sejumlah personil pengamanan pun terlihat berjaga di lokasi coblosan. Hingga sekitar pukul 11.00 WIB, pelaksaan PSU di TPS 126 Tambakbayan berlangsung kondusif.
BACA JUGA: 11 TPS di Sleman Diusuilkan PSU dan PSL
"Nanti setelah selesai penghitungan di TPS, maka di sampaikan diserahkan ke kapanewon atau kecamatan. Karena di kecamatan proses rekapitulasi masih berlangsung seperti itu," tambahnya.
Perihal potensi menurunnya partisipasi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya dalam PSU ini, Baehaqi belum bisa berkomentar banyak. "Ya nanti kita lihat ya, saya belum bisa berkomentar banyak, Nanti kita lihat partisipasi masyarakat sampai sejauh mana kita lihat nanti seperti itu," tandasnya.
Salah satu warga yang datang mencoblos dalam pemungutan suara di TPS Tambakbayan 126 ini adalah Joko. Sebagai pedagang, dia bisa meninggalkan usahanya sebentar untuk datang mencoblos. Dia berharap kedepannya proses pemungutan suara bisa berjalan lancar. "Kalau sekarang alhamdulilah berjalan lancar," ujarnya.
"Harapannya kedepannya semakin maju, semakin lancar," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.