Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menginformasikan masih ada peluang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati nonpartai (independen) untuk ambil bagian pada Pilkada Bantul, 27 November mendatang. Hanya saja, bakal calon independen yang ingin bertarung di Pilkada Bantul harus mulai mempersiapkan diri sejak Maret 2024.
Ketua KPU Bantul, Joko Santosa mengatakan sesuai dengan UU No. 10/2016, syarat pencalonan Bupati dan Wakil Bupati minimal sekurang-kurangnya harus ada didukung oleh gabungan partai politik atau partai dengan perolehan kursi minimal sembilan kursi di DPRD Bantul.
Selain itu, ada aturan bagi bakal calon independen atau nonpartai dengan jalan harus mengumpulkan syarat dukungan untuk maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul. Adapun untuk jumlah dukungan yang dibutuhkan untuk Pilkada Bantul adalah sebanyak 50.000 orang.
“Bentuk dukungan dalam bentuk KTP dan tidak di-sampling, harus sensus. Nah, kalau dukungan 50.000, maka dia harus menyetorkan ke KPU minimal 60.000,” kata Joko, Senin (26/2/2024).
Alasannya, kata Joko, karena ada margin error. Sedangkan, untuk sensus jumlahnya tidak boleh kurang dari 50.000. "Jadi, semuanya harus di angka itu," imbuhnya.
BACA JUGA: Muncul Nama Artis Soimah di Bursa Calon Bupati Bantul, Halim Dijagokan PKB dan Golkar
Menurut Joko, untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang independen, pihaknya menyarankan agar mempersiapkan sejak Maret 2024. Sebab, saat pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2024, pada Agustus 2024 harus sudah beres. "Karena nanti Mei-Juli kami akan melakukan verifikasi dan baru ditetapkan pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati pada Agustus," ucap Joko.
Lebih lanjut, Joko menguraikan, sejak Pilkada Bantul 2015, belum ada pasangan independen maju mendaftarkan diri sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Sementara pada 2020 lalu, diakui Joko, sempat ada yang mendaftar sebagai pasangan independen Bupati dan Wakil Bupati. “Waktu itu Komunitas Tikus Pithi, sempat minta aplikasi Silon dan sudah mengumpulkan ratusan ribu KTP. Tetapi setelah kami tunggu sampai proses tahapan pendaftaran dia tidak jadi," ungkap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.