Cadangan BBM Indonesia Aman, Harga Subsidi Dipastikan Tak Naik
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Vaksinasi anak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 72. 322 anak di Kota Jogja yang berusia sembilan bulan hingga sebelum 15 tahun disiapkan untuk diimunisasi Japanese Encephalitis (JE). Dinas Kesehatan Kota Jogja menyebut pelaksanaan imunisasi akan dilakukan September 2024.
"Saat ini kami sudah mulai pendataan bagi sasaran imunisasi 'Japanese Encephalitis' di DIY yang ditargetkan 72.322 anak," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja Emma Rahmi Aryani di Balai Kota Jogja, Selasa (27/2/2024).
Emma menuturkan Kota Jogja menjadi salah satu sasaran pelaksanaan imunisasi karena dianggap sebagai wilayah endemi mengingat sebelumnya ditemukan 13 kasus infeksi JE di Provinsi Daerah Istimewa Jogja (DIY).
Kendati demikian, seluruh kasus itu dipastikan tidak berasal dari wilayah Kota Jogja. "Ada 13 kasus. Luar daerah semua, tapi di DIY," kata dia.
Pemberian vaksin JE di Kota Jogja, menurut dia, baru akan dimulai pada September 2024 menyesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Emma menekankan imunisasi penting dilakukan mengingat virus JE yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Culex Tritaeniorhynchus tersebut bisa mengakibatkan radang otak atau kecacatan. "Belum ada obatnya tapi bisa dicegah melalui imunisasi JE," kata dia.
Menurut dia, pada umumnya infeksi JE ditandai dengan demam tinggi atau muntah, demam, diare, dan kejang pada anak beberapa hari setelah mendapat gigitan nyamuk Culex.
"Untuk tanda (gejala) biasanya muncul empat sampai 14 hari setelah gigitan nyamuk," kata Emma.
Sebelumnya, Kemenkes RI melaporkan Japanese Encephalitis merupakan virus dari gigitan nyamuk Culex yang terinfeksi virus JE hingga menyebabkan penyakit radang otak pada pasien yang terinfeksi.
Walaupun muncul nama Jepang dalam penamaan penyakit tersebut, faktanya virus itu tidak hanya menyerang penduduk di Jepang saja.
Data surveilans kasus JE di Indonesia pada 2016 menunjukkan ada sembilan provinsi yang melaporkan kasus JE yakni Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, DI Jogja, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah memastikan cadangan BBM berada di standar minimal 18–21 hari dan harga BBM subsidi tak naik hingga akhir 2026.
Sopir truk kecelakaan maut di Mojosongo Solo ditangkap di Boyolali. Polisi masih memeriksa pengemudi untuk proses penyidikan.
Kompetisi Seri A Askab PSSI Sleman 2026 diikuti delapan tim dan menjadi bagian persiapan sepak bola Sleman menuju Porda XVIII DIY 2027.
Harga pangan nasional 23 September 2026, cabai rawit merah Rp89.500/kg dan telur ayam Rp30.200/kg. Cek harga beras, daging, gula, dan minyak.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.