Pengiriman Chip HP Turun 15 Persen, Qualcomm & MediaTek Tersungkur
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Sampah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul belum berencana untuk menitipkan sampah ke kabupaten lainnya, menyusul ditutupnya TPA Piyungan oleh Pemda DIY per 5 Maret 2025.
Pemkab akan mengandalkan keberadaan ITF Niten, Tempat Pengelolaan Sampah 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle), rumah pilah, bank sampah dan program jugangan yang saat ini telah berjalan.
“Ya, kami fokus ke tempat kami saja. Kami belum berpikir untuk menitipkan sampah ke kabupaten lainnya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho, Selasa (5/3/2024).
Menurut dia, pihaknya akan tetap mengoptimalkan keberadaan dari ITF Niten, TPS3R, rumah pilah, bank sampah dan program jugangan yang saat ini telah berjalan.
Diakui oleh Bambang, meski belum sepenuhnya mampu mengatasi sampah yang diproduksi masyarakat di Bantul, namun upaya tersebut dinilai cukup optimal untuk menekan volume sampah di Bantul. “Sembari kita menunggu selesainya pembangunan TPST Modalan dan Dingkikan,” kata Bambang.
Terkait dengan kemungkinan mempercepat pembangunan TPST Modalan dan Dingkikan, Bambang menyatakan, hal itu sedang diupayakan. Namun demikian, percepatan pembangunan TPST Modalan dan Dingkikan, juga harus mempertimbangkan faktor teknis.
“Karena pengadaan kan ada jadwalnya. Tentu nanti kami evaluasi. Untuk TPST Modalan itu kemungkinan selesai September. Dan kita harus pikirkan teknisnya juga jika pembangunan dipercepat, sebab seperti pengecoran itu kan butuh waktu,” ucap Bambang.
BACA JUGA: DPR Mengingatkan Pemerintah Harus Mengantisipasi Kelangkaan Pangan
Kepala DPUPKP Bantul Aris Suharyanto mengatakan pembangunan TPST Dingkikan akan dimulai April 2024. Saat ini proses lelang pun telah berjalan, sehingga diharapkan September 2024, TPST Dingkikan sudah selesai pembangunan.
“Memang dipercepat. September harus selesai pembangunan. Untuk itu pembangunan akan dimulai April ini,” ucap Aris.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, sembari menunggu selesainya pembangunan TPST Dingkikan dan Modalan, DLH saat ini terus mengimbau dan mendorong masyarakat untuk mengurangi timbunan sampah. Upaya pengelolaan sampah juga mesti dilakukan oleh berbagai pihak, caranya dengan mengoptimalkan pemilahan.
Selain itu, DLH juga terus berkoordinasi dan mendorong masyarakat mengoptimalkan bank sampah, TPS3R, rumah pilah untuk mengurangi volume sampah di Bantul.
“Untuk program jugangan, sejauh ini sudah berjalan. Utamanya untuk kawasan Bantul dibagian selatan yang memungkinkan pembuatan jugangan. Kami monitoring dan akan terus kami dorong untuk dioptimalkan,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.
Ekspor ilegal 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar dari Surabaya menuju Burkina Faso berhasil digagalkan Bea Cukai dan Polri.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Sidang gugatan PMH terkait pengalihan kepemilikan CV Art Fashion di PN Bantul memasuki babak baru. Tergugat menyampaikan jawaban sekaligus mengajukan gugatan.